Saking Cemburunya, Selamet Mengunci Nenek Rohaya di Rumah Jika Dia Hendak ke Luar
Saat itu Selamat sedang berbelanja kebutuhan di warung sebelah rumahnya, lantaran cemburu Selamat mengunci pintu dari luar rumah.
Pernikahan pasangan menikah kontraversial ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Ratusan warga hadir, termasuk dari desa tetangga," kata Amzal (Kadus) seraya menambahkan itu dilaksanakan malam hari.
Jika diselenggarakan siang hari warga yang datang dipastikan akan lebih ramai lagi.
Kekompakan warga Desa Karangendah memang sangat terasa.
Sebagian besar warga bersimpati kepada pasangan yang baru meresmikan pernikahan.
Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang datang ke rumah Rohaya.
"Maaf semalem dak sempat hadir, ado famili menikah juga," kata salah seorang ibu rumah tangga sambil menyalami dan mengucap selamat kepada pasangan Rohaya dan Selamat.
Saat Sriwijaya Post berkunjung ke kediaman pasangan yang baru menikah ini, puluhan warga sekitar ikut datang menemani Rohaya dan Selamat.
Para tetangga semuanya terlihat ikut senang dengan pernikahan Rohaya dan Selamat.
Bahkan aparat desa mengajak semau warga agar memberi semangat khususnya kepada Selamat yang tampak selalu mesra kepada isterinya.
Namun, ditengah banyaknya simpati dan dukungan dari warga masyarakat Karangendah, tidak terlihat sanak famili atau keluarga terdekat baik dari Rohaya maupun Selamat.
Pasangan pengantin baru ini tinggal di rumah berukruan sekiatr 4 X 5 M.
Selamat dan Rohaya hanya tinggal berdua saja.
Kehidupan pasangan ini memang betul-betul memprihatinkan.
Untuk makan sehari-hari saja didapat dari menjadi buruh membersihkan kebun orang atau kerja serabutan lainnya asalkan halal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rumah-nenek-rohaya-dan-selamat-riyadi_20170707_135644.jpg)