Mahfud MD Ajak Mahasiswa ITB Membangun Indonesia dengan Semangat Kebangsaan

Mahfud MD mengajak mahasiswa ITB mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia dengan merawat dan membelanya sebagai negara yang berideologi Pancasila.

Mahfud MD Ajak Mahasiswa ITB Membangun Indonesia dengan Semangat Kebangsaan
Istimewa
Kuliah umum ITB di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengajak mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia dengan merawat dan membelanya sebagai negara yang berideologi Pancasila.

"Karena Indonesia merdeka lah kita bisa bercia-cita dan meraih cita-cita. Karena Indonesia merdeka lah Anda bisa masuk ke ITB untuk meraih cita-cita. Coba kalau hidup di alam penjajahan seperti kakek-kakek kita dulu, tak ada yang bisa menempuh pendidikan tinggi, paling juga hanya sampai setingkat SD. Itu pun hanya sedikit yang bisa," kata Mahfud MD di Gedung Sabuga ITB, Bandung, Selasa (8/8/2017) yang dihadiri sekitar 4.000 mahasiswa.

Ketua MK dua periode itu kemudian mengajak warga ITB agar mensyukuri kemerdekaan dengan cara menguatkan sikap kebangsaan, membangun nasionalisme Indonesia dengan mengokohkan Pancasila sebagai dasar kehidupan bernegara.

Baca: Seorang Pemuda Jual Pacarnya yang Masih SMP, Tarifnya Rp 600 Ribu Sekali Kencan

"Jangan bertindak radikal, jagalah kebersatuan kita dengan sistem Pancasila, Radikalisme itu berbahaya karena menggagas perubahan dengan membongkar sistem yang sudah disepakati dan mapan," tambahnya.

"Kita bukan anti perubahan tapi menolak radikalisme. Yang kita ikuti adalah perubahan gradual, yakni bertahap dan tidak merusak sistem," kata Mahfud.

Pada acara kuliah umum itu hadir Rektor ITB Prof Kadarsah Suryadi disertai para wakil rektor, para dekan, dan beberapa guru besar.

Saat Mahfud MD memberi kuliah suasana sangat tertib, semua mendengar dengan serius tanpa ada suara gaduh kecuali tepuk tangan membahana saat Mahfud menekankan hal-hal tertentu.

Saat dibuka forum tanya jawab banyak mahasiswa yang mengacungkan tangan berebutan untuk bertanya namun hanya beberapa mahasiswa yang bisa terlayani.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved