Rabu, 15 April 2026

Kisah Bledheg Sangheta, Bekas Pencuri yang kini Berubah dan Dipercaya Jadi Paskibraka

Momen hari kemerdekaan RI ke-72 bakal menjadi saat yang tak terlupa oleh Bledheg Sangheta.

Editor: Sugiyarto
surya/fatimatuz zahro
Bledheg Sangheta (kiri) usai geladi bersih. 

Dan saat ini ia tergabung dalam seratus siswa dari seratus sekolah SMA dan SMK di Surabaya yang menjadi pasukan paskibraka Surabaya.

Bledheg mengaku tidak mengajukan diri untuk menjadi paskibraka. Terlebih ia bukan anggota pasukan pengibar bendera di sekolah.

“Tapi karena tinggi saya memenuhi maka saya yang dipilih. Ya bersyukur, dapat pengalaman baru dan bangga juga,” katanya.

Meski melalu masa-masa kelam akibat kenakalan remaja, namun Bledheg mengaku tidak menyesal dan menganggap itu adalah bagian dari proses hidup yang mengantarkannya untuk memaknai hidup menjadi yang lebih baik.

“Ibu saya senang saya sudah tidak nakal seperti dulu. Setiap hari masih kontak sama ibu meski beliau di Kalimantan. Tapi ayah tidak tahu saya di Kampung Anak Negeri,” pungkas Bledheg.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan siswa yang tergabung dalam Paskibraka ini memang berangkat dari banyak latar belakang. Khusus untuk Bledheg Risma berpesan agar ia tidak malu apalagi minder.

“Justru kamu harus bisa memotivasi teman-teman kamu untuk menjadi lebih baik dan mau berubah,” kata Risma pada Bledheg.

Tidak hanya itu, Risma menyebutkan untuk seratus tim paskibraka Surabaya ini dipilih sebagai siswa yang akan menjadi contoh bagi teman-temannya. Namun, Risma meminta mereka tidak sombong.

“Para Paskibraka harus tangguh, tidak mudah putus aja. Dan saya ingin mereka bisa mengerti bahwa bagiamanapun mereka akan dilihat teman-temannya nanti, tapi saya meminta mereka tidak pernah sombong,” kata Risma.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved