Sabtu, 16 Mei 2026

Tidak Bisa Tarik Tunai di ATM, Mahasiswa di Malang Terpaksa Pecah Celengan

Sejumlah orang dibuat kelimpungan karena mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tidak melayani layanan tarik tunai, Senin (28/8/2017).

Tayang:
Editor: Sugiyarto
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
GANGGUAN SATELIT - Pengguna Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melihat pengumuman tidak beroperasinya mesin ATM akibat gangguan Satelit Telkom di minimarket Jalan Arjuno, Kota Malang, Senin (28/8/3017). Gangguan Satelit Telkom menyebabkan ATM dari sejumlah bank di Kota Malang tidak bisa beroperasi. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Sejumlah orang dibuat kelimpungan karena mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tidak melayani layanan tarik tunai, Senin (28/8/2017).

Hal ini menyusul adanya masalah di Satelit Telkom 1 sehingga membuat sejumlah ATM perbankan di Indonesia tidak bisa memberikan layanan tarik tunai.

Kerusakan ini juga terjadi di Kota Malang. Kerusakan terjadi sejak Jumat (25/8/2017) sore dan masih terjadi hingga Senin (28/8/2017).

Dari pantauan Surya, ATM yang tidak beroperasi antara lain ATM BCA, Bank Mandiri, BRI, juga BNI.

Surya mendapati ATM bersama di sebuah minimarket Jl Trunojoyo tidak berfungsi. Begitu juga dengan ATM BCA di sebuah minimarket di Jl Arjuno.

Mesin ATM Bank Mandiri di Jl dr Cipto Kota Malang juga tidak berfungsi. Begitu juga dengan ATM BCA di depan asrama mahasiswa Universitas Brawijaya Kota Malang.

Maman, seorang warga Kota Batu mengaku ATM di BRI Batu juga tidak berfungsi ketika hendak mengambil uang, Senin (28/8/2017) pagi.

"Akhirnya saya ambil manual, pakai buku tabungan," ujarnya.

Baca: Polres Siak Gulung Tiga Anggota Sindikat Pencuri Bersenjata Api

Sedangkan Imanudin, harus kecele dua hari berturut-turut di ATM BCA depan asraman mahasiswa UB.

"Kemarin tidak bisa, hari ini tidak bisa lagi. Padahal ambil uang karena sangat butuh, buat beli bensin," ujarnya.

Karena ia tidak bisa mengambil uang dari mesin modern itu, ia pun harus membuka celengan.

"Terpaksa buka celengan buat beli bensin," tuturnya sambil tertawa.

Baca: 3 Keluarga di Tasik Ini Tinggal dalam 1 Rumah Panggung Ukuran 4X6 Meter, Makannya Kulit Singkong

Sementara itu, CEO BNI Wilayah Malang Yessy Kurnia mengatakan terdapat 17 unit mesin ATM se-Malang Raya yang terdampak akibat kerusakan satelit Telkom itu.

"Se-Malang Raya ada 17 unit. Terus diperbaiki oleh pusat," ujar Yessy kepada Surya. Karenanya jajaran BNI meminta maaf atas gangguan tersebut.

BNI pusat dalam rilisnya yang diteruskan oleh Yessy kepada Surya mengatakan gangguan satelit Telkom-1 itu berdampak pada 1.151 ATM dan 51 outlet BNI (KCP/KK).

Saat ini telah dibuat daftar prioritas penanganan terhadap jaringan komunikasi Outlet dan ATM tersebut.

"Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk nasabah, termasuk dengan BNI Layanan Gerak (BLG)," imbuh Yessy.

Sedangkan Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengenalan Uang Rupiah, dan Layanan Administrasi Bank Indonesia (BI) Malang Rini Mustikaningsih memberikan sejumlah saran akibat tidak berfungsinya layanan ATM ini.

Rini menyarankan supaya masyarakat memakai fasilitas e-Banking dan m-Banking yang tidak terganggu. Kedua, masyarakat mengambil uang secara manual di bank.

"Tidak semua ATM terganggu, jadi kalau satu ATM tidak bisa, ya terpaksa masyarakat berpindah tempat mencari ATM di tempat lain. Karena tidak semua layanan ATN terganggu," ujar Rini.

Ia mencontohkan layanan ATM Bank Permata yang tidak terganggu. Sedangkan ATM BCA, Mandiri, BNI, dan BRI tidak semua terganggu.

Dari laporan yang diterima BI Malang, ATM Bank Mandiri di Malang Raya yang terdampak rusaknya satelit sebanyak 30 unit.

Rini berharap gangguan di ATM ini bisa segera diselesaikan. 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved