Breaking News:

Hamdani Bunuh Istrinya karena Sakit Hati Selalu Dimarahi Keluarga Besar Sang Istri

Hamdani mengatakan ia tega menghabisi nyawa istrinya secara sadis, karena kesal dan sakit hati pada istri dan keluarga besar istrinya.

Istimewa
Kasat Reskrim Pidie AKP Syamsul (kanan) didampingi Panit Jatanras Polda Aceh, Ipda Muhammad Rizal (kiri), bersama Hamdani (35), tersangka pembunuhan bidan Nursiah saat berada di lobi Polsek Serpong, Tanggerang Selatan, Minggu (29/10/2017) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Misran Asri

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Hamdani (35), tersangka kasus pembunuhan bidan Nursiah (43) yang juga istrinya, ditangkap di kos-kosan Jalan Intan RT 002/04 Kelurahan Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/10/2017).

Ia ditangkap tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh dan Opsnal Satreskrim Polres Pidie.

Rencananya siang ini dibawa pulang ke Aceh.

Saat ini tersangka Hamdani, masih berada di Polsek Serpong, Tangerang Selatan.

Baca: Hamdani Kabur ke Bogor Setelah Membunuh Istrinya, Polisi Meringkusnya di Rumah Kos

Informasi yang diperoleh Serambi, setelah ditangkap polisi, tersangka mengaku sangat menyesal telah membunuh istrinya.

Tapi menurut petugas, sekilas dari mimik wajahnya tidak terlihat ada penyesalan itu.

Kepada polisi, Hamdani mengatakan ia tega menghabisi nyawa istrinya secara sadis, karena kesal dan sakit hati pada istri dan keluarga besar istrinya.

Baca: Sosok Lain Beri Klarifikasi Mengejutkan Usai Teman Dekat HA Buka Suara terkait Video Mesum

Menurut dia, keluarga besar istrinya selalu memarahi dan mengintervensinya, sehingga ia khilaf dan melakukan pembunuhan tersebut.

"Sah-sah saja, apapun pengakuan tersangka. Tapi, bagaimana pun perbuatannya itu tidak bisa ditolerir karena dengan sengaja menghilangkan nyawa istrinya," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan SH MH yang dihubungi Serambi, Senin (30/10/2017).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved