Minggu, 31 Mei 2026

Erupsi Gunung Agung

Ini 6 Perkembangan Terbaru Gunung Agung, Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi

Cuaca terlihat cerah di Pos Pantau Gunung Api Agung di Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (1/12/2017).

Tayang:
(TRIBUN_BALI/RIZAL_FANANY)
Gunung Agung terus mengeluarkan asap abu Vulkanik terlihat dari Amed,Karangasem, Kamis (30/11), dini hari. Berdasarkan pantauan tim PVMBG asap abu vulkanik yang keluar dari kawah terpantau menurun dengan intensitas 2000 meter namun aktivitas vulkanik masih cenderrung tinggi. (Rizal Fanany/Tribun Bali) 

Namun kali ini tim PVMBG menemukan beberapa hal yang cukup signifikan, yakni banyak terekamnya gempa low frekuensi yang mencapai 19 kali.

Hal ini mengindikasikan semakin banyak dan semakin cepatnya suplai magma yang berusa meransek menuju permukaan.

"Hal yang baru sore ini adalah semakin banyaknya kita rekam gempa low frekuensi yang mencapai 19 kali. Ini artinya adanya aliran fluida magmatik ke permukaan. Atau dengan kata lain, semakin besar dan semakin cepat suplai magma menuju permukaan," jelas Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana, di Pos Pantau, kemarin.

Berdasarkan data perekaman seismik, deformasi, citra satelit, dan geokimia, saat ini magma terus keluar untuk memenuhi kawah.

4. Magma di kawah makin panas, penuhi 1/3 dari kawah Gunung Agung

Sering terlihatnya cahaya glow di atas kawah, juga mengindikasikan magma di kawah masih sangat panas.

Dari data tersebut, pihak PVMBG juga mengestimasi jika magma sudah memenuhi 1/3 dari kawah Gunung Agung yang memilki diameter luas 900 meter dan kedalaman 200 meter.

Berdasarkan informasi dari data citra satelit yang diterima Rabu (29/11/2017), rata-rata pergerakan magma ke permukaan kawah gunung Agung mencapai 36 meter kubik per detik.

5. Jumlah lava capai 30 juta meter kubik

Saat ini jumlah lava di kawah Gunung Agung diestimasi sudah mencapai 20 juta meter kubik, dari total kapasitas kawah Gunung Agung yang mencapai 30 juta meter kubik.

"Ini artinya lava sementara baru memenuhi sepertiga kawah Gunung Agung. Masih cukup jauh untuk memenuhi hingga bibir kawah. Kita lihat saja pertumbuhan magma ini kedepannya, bisa bertambah, bisa melambat, bisa juga terhenti sama sekali," terang Devy.

6. Aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi

Gunung Agung terpantau masih mengeluarkan material dari dalam kawahnya dilihat dari Bukti Abang, Karangasem, Bali, Kamis (30/11/2017) pukul 03.00 WITA. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) aktivitas vulkanik Gunung Agung hingga hari ini belum menunjukan penurunan. TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA
Gunung Agung terpantau masih mengeluarkan material dari dalam kawahnya dilihat dari Bukti Abang, Karangasem, Bali, Kamis (30/11/2017) pukul 03.00 WITA. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) aktivitas vulkanik Gunung Agung hingga hari ini belum menunjukan penurunan. TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA (TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA)

Meskipun asap abu vulkanik cenderung menurun dan lebih dominan asap putih uap air, namun hasil pengukuran gas SO2 (Sulfur Dioksida) masih cukup tinggi, yakni sebanyak 201 ton per harinya.

Ini artinya aktivitas magmatik masih berlangsung.

Hal ini juga masih diikuti dengan masih tampaknya cahaya sinar api di atas kawah Gunung Agung, yang mengindikasikan influsi lava di kawah masih terjadi dan sangat panas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved