Dari Dialognya, Diduga Bocah Dalam Video Mesum yang Viral Pengamen Jalanan
Beredarnya video tersebut dapat berdampak negatif terhadap anak di Indonesia.
“Watir bieu keur ngamen, terus ku aing diajak, hayu ngilu jeung aing (kasihan lagi ngamen, terus saya sama diajak, hayu ikut dengan saya),” ujar I dengan nada ketus kepada P.
Selanjutnya, ada kemungkinan pelaku mengenal orangtua korban.
Hal itu diucapkan I pada menit ke-27, saat korban dibaringkan di samping pelaku.
“Pokonya lakukan seperti yang kemarin, kalau tidak mau enggak akan diajak lagi, nanti saya akan laporkan ke ibu kamu, biar dimarahin terus disuruh ngamen lagi,” katanya.
Kendati demikian, ini hanya dugaan. Mengingat video tersebut direkam untuk keperluan tertentu.
Namun, bila melihat polosnya D menjawab dan bereaksi, kuat dugaan bahwa reaksinya bukan rekaan.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menilai, beredarnya video tersebut dapat berdampak negatif terhadap anak di Indonesia.
Anak-anak dikhawatirkan akan meniru perbuatan tak senonoh tersebut.
"Jika video tersebut terus beredar, bisa berpotensi peran-peran yang ada di video itu diimitasi oleh anak. Ini berbahaya," kata Susanto seperti dilansir dari Kompas.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bocah-sd_20180105_161711.jpg)