Siswa di Kupang Menolak Sepeda Jokowi, Ini yang Dimintanya
Dalam setiap kunjungannya ke berbagai tempat dan daerah, salah satu kebiasaan Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi adalah memberi hadiah sepeda.
TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Dalam setiap kunjungannya ke berbagai tempat dan daerah, salah satu kebiasaan Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi adalah memberi hadiah sepeda.
Mereka yang mendapat hadiah ini umumnya girang kepalang.
Namun berbeda dengan ketika Jokowi berkunjung ke Kota Kupang.
Di sana, seorang pelajar bernama Ade, meminta agar hadiah sepeda Jokowi ditukar dengan hadiah lain, yaitu laptop.
Hal itu menimbulkan kesan tersendiri bagi Jokowi.
Lewat akun Facebook resminya, mantan Wali Kota Solo dan mantan Gubernur DKI Jakarta itu membagikan pengalamannya terkait hal itu.
Berikut adalah pernyataan Jokowi :
Baru sekali ini ada anak sekolah yang ingin menukar sepeda dari saya dengan hadiah lain. Namanya Ade, lengkapnya Andreas Saingo. Ia naik ke panggung seusai saya membagikan Kartu Indonesia Pintar kepada 1.148 pelajar di Kota Kupang dan sekitarnya, siang tadi.
Setelah menghafalkan sila-sila Pancasila, ia malah senyum-senyum. Kenapa senyum-senyum? Minta sepeda? “Tidak, Pak.”
Lho, kenapa? “Ditukar saja,” katanya.
Ditukar apa? “Laptop saja.”
Saya maklum. Ade adalah seorang penyandang tuna netra, tapi semangatnya untuk belajar tetap tinggi. Setiap hari, sepulang sekolah, ia belajar di rumah lagi selama dua jam.
Ya sudah, saya akan beri laptop untuk Ade. Saya akan kirim ke rumah atau ke sekolah, paling lama hari Selasa besok.
Postingan Presiden Jokowi yang dibuat Jokowi ini langsung dibanjiri komentar dan Like dari netizen.
Bahkan hanya dalam waktu sejam, postingan itu mendapat lebih dari 2.100 komentar dan dibagikan lebih dari 1.100 kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/postingan-presiden-joko-widodo-di-facebook_20180108_200004.jpg)