Kasus Purel Mesum Bareng Pelajar di Tulungagung, Karaoke Venus Masih Disegel
Namun Pemkab Tulungagung melalui Satpol PP tetap menyegel karaoke di Jalan Soekarno-Hatta ini.
TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG – Penyidik Polres Tulungagung memastikan, tidak ada keterkaitan manajemen Karaoke Venus dengan penyebaran video porno pelajar yang direkam di tempat kareoke ini.
Namun Pemkab Tulungagung melalui Satpol PP tetap menyegel karaoke di Jalan Soekarno-Hatta ini.
Penyegelan ini berdasarkan keputusan rapat bersama tim teknis, yang melibatkan banyan dinas, seperti Dinas Pariwisata, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Informasi yang didapat dari internal Pemkab Tulungagung, penyegelan Venus lebih untuk menjaga kondisi tetap kondusif.
Baca: Ada Tanda Merah di Sekujur Tubuh Anak Gadis Sang Isu Syok Ternyata Ini yang Terjadi
Sebab muncul reaksi keras dari kelompok masyarakat, terutama dari kalangan muslim.
Jika dipaksakan tetap buka, dikhawatirkan terjadi gerakan massa dan berpotensi ditunggangi untuk mengganggu Pilkada.
Masih menurut sumber itu, nasib Venus masih akan diputuskan usai Pilkada mendatang.
Itu artinya Venus masih akan tutup hingga bulan Juni.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, belum bisa memastikan kapan segel Venus akan dicabut.
“Masih menunggu perkembangan situasi dulu. Karena yang paling berat adalah sanksi sosialnya,” terang Heru.
Menurutnya, ada pelanggaran berat di Venus. Pelanggaran itu yang kemudian memicu munculnya reaksi publik.
Saat ini yang sudah menyatakan sikap antara lain dari Nahdlatul Ulama (NU) dan kelompok muslim lain.
“Kesalahan Venus adalah sudah mengganggu ketertiban. Salah satu indikasi pelangagran itu adalah munculnya rekasi di masyarakat secara meluas,” tambah Heru.
Lebih jauh Heru menegaskan, pihaknya bersama tim teknis telah mengeluarkan rekomendasi penyegelan Venus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/video-mesum-di-ruang-karaoke-yang-diduga-melibatkan-pelajar_20180219_101421.jpg)