Pembunuhan di Semarang

Pasangan Pembunuh Metha Ingin Menikah di Dalam Penjara, Ini reaksi Polrestabes Semarang

Terkait usia L yang masih di bawah umur, Suwarna menyatakan hal itu bukan kewenangan kepolisian untuk menentukan usia layak menikah.

Pasangan Pembunuh Metha Ingin Menikah di Dalam Penjara, Ini reaksi Polrestabes Semarang
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji gelar perkara kasus pembunuhan Metha Novita (38) dengan pelaku atau tersangka sepasang kekasih yaitu L (16) dan Rifai di Polrestabes Semarang, Senin (5/3/2018). TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang akan memfasilitasi dua tersangka pembunuhan Metha Novita Handayani (38) yakni Rifai (23) dan L (15) jika memang keduanya akan melaksanakan pernikahan di tahanan.

Hal itu dipaparkan oleg Kabag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna saat ditemui di kantornya Selasa (6/3/2018).

Ia mengutarakan hal tersebut setelah sehari sebelumnya mendengar pernyataan Rifai.

"Kemarin tersangka pria kan berujar berencana menikah setelah Lebaran, dia sudah insyaf mengakui perbuatannya dan mengaku salah, ya kalau mau nikah di Polrestabes boleh, kalau memang keduanya mau," terang Suwarna.

Baca: Metha Memecat PRT-nya Dengan Cara Halus, Namun Harus Dibalas dengan Nyawa

Terkait usia L yang masih di bawah umur, Suwarna menyatakan hal itu bukan kewenangan kepolisian untuk menentukan usia layak menikah.

"Itu nanti KUA yang menentukan kalau memang boleh ya tinggal dilaksanakan saja," bebernya.

L dan Rifai memang sudah lama merajut cinta.

Dari keterangan kakak ipar L, Istito, adiknya sudah lama berhubungan dengan pria yang badannya penuh tato tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved