Senin, 1 September 2025

Diduga Berkelahi dengan Tukang Urut, Pria Ini Ditemukan Berlumuran Darah di Kamar Kos

Karena kondisinya saat itu tengah kritis, RF langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan

Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
bercak darah 


Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU- Aparat kepolisian kini tengah memburu keberadaan seorang lelaki yang diduga merupakan pelaku penganiayaan terhadap pria berinisial RF.

Di mana, RF ditemukan dengan kondisi berlumuran darah, Rabu (21/3/2018) dini hari lalu.

Saat ditemukan, ia tengah berada di sebuah rumah kos yang beralamat di Jalan Amal, Gang Amilin, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

Kondisinya saat itu tengah kritis. RF langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"Saat ini pelaku masih dalam pengejaran," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Selasa (27/3/2018).

Saat disinggung apakah dalam kejadian ini terdapat motif pencurian, Bimo mengaku belum bisa memastikan.

Sebab, selain ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan, sejumlah barang berharga milik korban juga hilang.

"Motif masih kita dalami," singkat Bimo.

Diberitakan sebelumnya, RF pertama kali ditemukan oleh M. Suyeta (52), sang pemilik rumah kos.

Sekira pukul 03.00 WIB, ia mendengar suara gaduh di rumah kos nomor 2 miliknya yang dihuni oleh Adi (25) tersebut.

Lantaran penasaran, ia lalu mengintip dari jendela dan melihat darah berceceran.

Ia juga langsung memanggil warga dan RT setempat yang kemudian menghubungi petugas dari Polsek Sukajadi.

Tak lama berselang, petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pintu rumah kos itu lalu dibuka. Korban didapati dalam posisi terlentang dan terluka. Darah juga tampak berceceran.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan