Jumat, 29 Agustus 2025

Ini Tujuh Fakta Miris di Balik Tragedi Api Teluk Balikpapan

Warga sempat cemas kobaran api meluas. Apalagi posisinya tak jauh dari objek vital nasional, yaitu kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).

Editor: Eko Sutriyanto
capture video
Detik-detik Asap Hitam Menyelimuti Langit Balikpapan 

TRIBUNNEWS.COM,  BALIKPAPAN - Kobaran api yang menjulang tinggi di wilayah perairan Teluk Balikpapan, Sabtu (31/3/2018) siang, benar-benar mengejutkan banyak orang.

Warga yang bermukim di wilayah pesisir teluk dibuat panik.

Mereka cemas kobaran api meluas. Apalagi posisinya tak jauh dari objek vital nasional, yaitu kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).

Tak ada yang menduga insiden ini ternyata memakan korban jiwa.

Aparat terkait masih menyelidiki penyebab tragedi tersebut.

Berdasarkan hasil liputan jurnalis TribunKaltim.co di lapangan, ditemukan sejumlah fakta. Berikut rangkumannya:

1. Kawasan Mangrove Tercemar

Kawasan Konservasi Mangrove Hutan Bakau di Perumahan Kampung Atas Air Margasari, Balikpapan Barat,  tercemar limbah, Sabtu (31/3/2018) pagi. 

Warga mencium aroma minyak yang menyengat dari perairan sejak pukul 02.00 dinihari.

Lurah, camat, dan perwakilan PT Pertamina (Persero) langsung meninjau lokasi untuk melakukan pengecekan jenis limbah dan sumbernya. 

"Pertamina masih mengecek jenis dan sumber bersama Dinas Lingkungan Hidup, hasilnya baru bisa diketahui dua sampai tiga hari ke depan," kata Yudi Nugraha, Region Manager Comunication dan CSR Pertamina Kalimatan.

2. Nelayan Yakin Tumpahan Minyak

Jelang subuh, warga kawasan Telaga Emas RT 09, Baru Tengah, Balikpapan Barat mengambil sampel air laut yang diduga tercemar.

"Saya senter air di bawah rumah, hitam. Ternyata ada minyak atau solar. Saya senter ke laut, sama juga," kata Jamal (50) kepada TribunKaltim.co.

Saat air laut pasang dinihari, jarak air dan alas rumah warga tak lebih dari setengah meter.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan