Sabtu, 30 Agustus 2025

Ini Tujuh Fakta Miris di Balik Tragedi Api Teluk Balikpapan

Warga sempat cemas kobaran api meluas. Apalagi posisinya tak jauh dari objek vital nasional, yaitu kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).

Editor: Eko Sutriyanto
capture video
Detik-detik Asap Hitam Menyelimuti Langit Balikpapan 

"Kata kaptennya 20 awak. Ini yang bisa kita evakuasi 18 orang. Dua orang yang hilang," kata Adi kepada TribunKaltim.co, Sabtu (31/3/2018) siang.

Satu ABK dilaporkan mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit Terdekat.

"Bagian belakang kapal sempat dilalap api. Satu orang luka bakar," kata Adi.

6. Nasib Kapal Perusahaan Rahmad Mas'ud

Enam kapal tangker milik PT Cindara Pratama Lines (CPL) dievakuasi menyusul insiden kobaran api di kawasan Teluk Balikpapan, Sabtu (31/3/2018).

Manager Operasi PT CPL, Hari Satriyo Puspito, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat saat mengetahui kabar tersebut.

Informasi yang diterimanya memberitahukan ada dugaan pipa minyak Penajam-Balikpapan yang bocor.

"Kami sudah terima infonya tadi 31 Maret 2018 jam empat pagi. Kami langsung evakuasikan kapal-kapal kami," ungkap Satriyo.

Sebelumnya beredar informasi bahwa salah satu kapal milik PT CPL ikut terbakar namun hal ini langsung dibantah pihak perusahaan.

"Enam kapal kami (CPL) sudah disuruh menjauh. Sekitar dua mil dari lokasi kebocoran pipa," kata Satriyo.

PT Cindara Pratama Lines (CPL) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dan perniagaan, termasuk pelayaran pengiriman minyak.

Perusahaan ini diketahui milik H Rahmad Mas'ud, yang kini menjabat Plt Wali Kota Balikpapan.

7. Nelayan Balikpapan Tewas

Dua orang nelayan tewas akibat insiden kobaran api di Teluk Balikpapan.

Jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan