Simpang Lima Semarang Kawasan Primadona untuk Berbuka Puasa

Kawasan Simpang Lima Semarang, sore ini Jumat (25/5/2018) kembali dipadati para pengunjung. Alasannya, menjadi primadona untuk berbuka puasa.

Simpang Lima Semarang Kawasan Primadona untuk Berbuka Puasa
tribunnews.com/majid
Simpang Lima Semarang Kawasan Primadona untuk Berbuka Puasa 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kawasan Simpang Lima Semarang, sore ini Jumat (25/5/2018) kembali dipadati para pengunjung.

Alasannya, angkringan depan Masjid Baiturrahman menjadi primadona untuk berbuka puasa.

Pelajar, pegawai pulang kerja, dan ada pula keluarga yang sengaja berkunjung ke Simpang Lima atau ke Masjid Baiturrahman langsung menunggu di depan angkringan.

Angkringan itu mempunyai tiga meja sekitar panjang 4 meter dan lebar satu meter.  Masing-masing meja dilengkapi dengan 10 bangku.

Makanan seperti nasi bungkus teri, ayam, dan gorengan serta sate telur, usus dan ati ampela pun terletak di tengah meja.

30 menit sebelum adzan berkumandang, mereka sudah  sabar menanti di bangku-bangku yang dihadapkan langsung oleh makanan angkringan.

Bahkan, saking banyaknya pengunjung. Gelaran karpet sekitar ukuran 5x7 meter yang telah disediakan pedagang angkringan juga tidak muat menampung para pengunjung yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.

Yang tidak kedapatan tempat, mereka pun rela bediri sambil berbicang dengan rekan-rekannya.

Bunyi sirine terdengar dari pengeras suara Masjid Baiturrahman. Para pengunjung terlihat berdoa dan mulai menyantap hidangan yang sudah ada di hadapannya.

Ternyata, bunyi sirine yang terdengar sekitar 15 detik itu merupakan tanda buka puasa, setelah itu pun muazin mengumandangkan Azan Magrib.

Suasana syukur pun sangat terasa, saat mereka berbuka puasa dengan rekan dan sanak keluarga. Obrolan-obrolan santai sambil menyantap hidangan pun terdengar di berbagai di tempat.

Usai berbuka, satu per satu dari mereka langsung menuju Masjid Baiturrahman untuk menjalani solat Magrib.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved