Sabtu, 30 Agustus 2025

Dimas Kanjeng Ditangkap

Kabar Terbaru Dimas Kanjeng, Masih Lemes Setelah Diare Menjelang Lebaran, Sidangnya Ditunda

Masih ingat nama Dimas Kanjeng Taat Pribadi? Pria asal Probolinggo, Jawa Timur ini mengaku bisa mendatangkan uang dari dunia gaib

Editor: Sugiyarto
Surya/Galih Lintartika
Dimas Kanjeng 

Akun Facebook Kanjeng Hamid mengunggah video itu, Kamis (7/6/2018). 

"Ayoo siapa yang boleh lawan sama kanjeng taat pribadi gudangnya uang probolinggo hadir," tulis Kanjeng Hamid. 

Akun ini tidak menjelaskan kapan video itu direkam dan dimana lokasinya. 

Dalam video itu, Dimas Kanjeng tampak mengenakan pakaian dan kopiah hitam berada di antara tumpukan uang. 

Tangannya menggenggam uang yang diakuinya dolar Singapura.

"Segini ini 2 miliar. Saya punya uang ini 2 juta (grup). Ini uang Singapura. Jadi jangan mengatakan Dimas Kanjeng Taat Pribadi tidak punya uang. Potong Leher saya, potong leher mahaguru saya," katanya.

Sementara seorang laki-laki yang diakuinya sebagai mahaguru hanya manggut-manggut saja.  

Dia pun mengungkit masalah yang dialaminya. 

"Dimas kanjeng bukan lah seorang penipu, pengganda uang.  Demi Allah demi Rosulallah. Selama ini saya dikriminalisasi, diinjak-injak nama saya, bahwa saya seorang penipu, seorang pembunuh," ujarnya. 

Dengan uang yang dimilikinya itu, Dimas Kanjeng mengaku akan mencairkan dana dari pengikut padepokan yang sudah telanjur menyetor padanya. 

"Ini bukan palsu, matanya melek kalau ini palsu," klaimnya. 

Pria beristri lebih dari satu ini pun membantah jika uang-uang itu didatangkan atas bantuan tuyul. setan atau jin. 

"Darimana uangnya? Ya dari ilmunya Allah," katanya. 

Dan, lanjutnya itu butuh proses, pembelajaran serta perjuangan. 

"Walaupun saya dikriminalisasi, tapi Indonesia akan butuh saya. Suatu saat itu akan terjadi".

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan