Senin, 1 September 2025

Tabrak Maut di Solo

Tim Siber Polresta Solo Temukan Banyak Postingan Provokasi Soal Kasus Mercy vs Honda Beat

Tim siber Polresta Solo juga bergerak mengawasi dan menyortir akun-akun berpotensi menyebarkan isu seperti ujaran kebencian di medsos.

Editor: juniantosetyadi
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Ketua Tim Labfor Cabang Semarang Bareskrim Polri, AKBP Teguh Prihmono (kanan bawah) menunjukan bekas goresan dan lubang ban mobil Mercedes-Benz seusai olah TKP di Mapolresta Solo, Jumat (24/8/2018) pagi. 

(TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha)

TRIBUNNEW.COM, SOLO - Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, meminta masyarakat tak mudah terpancing dan percaya terhadap isu SARA dan ujaran kebencian di media sosial (medsos).

Termasuk, yang berhubungan dengan kasus tewasnya Eko Prasetio (28), pemotor Honda Beat AD 5435 OH, yang diduga ditabrak Iwan Adranacus (40), pengemudi  dan pemilik Mercedes-Benz AD 888 QQ, pada Rabu (22/8/2018) siang.

Ditemui wartawan pada Senin (27/8/2018) pagi di kantornya, Kapolresta menegaskan bahwa penyidikan kasus itu masih berlangsung.

Menurut dia, tim siber Polresta Solo juga bergerak mengawasi dan menyortir akun-akun berpotensi menyebarkan isu seperti ujaran kebencian di medsos.

"Tim siber sudah bergerak, konten sempat kita temukan banyak yang bersifat provokatif dan mengarah ke SARA," ujarnya.

"Itu yang kita waspadai, kami yakin masyarakat Solo sudah cerdas dan dapat membedakan mana yang benar dan tidak," ujarnya. 

HALAMAN BERIKUTNYA ===>

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan