Breaking News:

Ditinggal Begitu Saja, Istri Siri Seorang Pamong di Malang Ajukan Gugatan Rp 800 Juta

Kisah pilu rumah tangga Ciok Susiana (31), warga Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

surya.co.id/erwin wicaksono
Ciok Susiana (kanan) bersama kuasa hukumnya sebelum jalani persidangan di Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (25/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Kisah pilu rumah tangga Ciok Susiana (31), warga Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Akibat janji manis Muhammad Irvan Wagiman, suami sirinya, Ciok malah harus menerima kenyataan pahit.

Dia ditinggal dan tidak mendapatkan nafkah dari sang suami yang asal Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.

 Ciok ditinggal sejak saat dirinya hamil sampai melahirkan anak yang kini berusia 17 bulan.

Alkisah pada Maret 2014, Irvan terus mendatangi rumah Ciok untuk mengutarakan rasa cintanya. Irvan berjanji menjadikan Ciok istri sah, namun sementara menjadi istri dulu.

Merasa Irvan punya etikat baik dengan mendatangi orang tuanya, membuat Ciok terkesan dan merasa yakin dengan janjinya. Hingga akhirnya ia hamil buah percintaannya dengan Irvan.

"Saya dinikahi siri tahun 2014, janjinya nanti akan jadi istri sah. Hingga akhirnya saya hamil anak pertama kemudian keguguran dan akhirnya hamil lagi dan sekarang umur 17 bulan," curhat Ciok saat ditemui di Pengadilan Negeri Kepanjen, Kamis (25/10/2018).

Ciok mengaku sejak kelahiran anak kedua, sikap dan perhatian suaminya menjadi berubah. Bahkan suaminya seakan tak menganggap Ciok adalah istrinya hingga menuduhnya selingkuh dan anak yang berada diperutnya kala itu hasil dari hubungan gelap.

"Nah, sejak kelahiran anak kedua ini tidak ada perhatian sama sekali dari suami. Saya tidak dinafkahi bahkan dia menuding saya selingkuh, termasuk si jabang bayi yang saya lahirkan ini anak campuran (hubungan gelap)," ungkap Ciok sambil menitikkan air mata.

Bukan hanya tidak dinafkahi, selama menjalani hubungan bersama sang suami yang merupakan Kepala Dusun, Ciok mengaku mendapat perlakuan tak mengenakkan berujung tindak kekerasan.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved