Senin, 13 April 2026

Seorang Guru Bersama 3 Anaknya Tewas Tertabrak Truk yang Dikemudikan Pria Mabuk

Tragis. Itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan peristiwa yang dialami oleh seorang guru dan tiga anaknya di Kecamatan Kumai Kota Waringin

Editor: Sugiyarto
Kompas.com/Budiyanto
ilustrasi 

Marsono menjelaskan, pada saat mengemudikan truk jenis Mitsubishi Canter bernomor polisi L9132AQ, Markus tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Muhammad Jamri (35), warga di tempat kejadian perkara menuturkan, Markus sebelumnya diduga menyerempet seorang pengendara sepeda motor.

Pengendara sepeda motor itu kemudian mengejar Markus.

Mistirah, warga lainnya, mengatakan, saat Markus mengemudikan truknya secara ugal-ugalan itu, ada beberapa pengendara sepeda motor di depan korban yang juga nyaris tertabrak.

Kendati bukan kawasan padat, kecelakaan lalu lintas acap terjadi di Kumai.

Dua hari lalu, seorang remaja tewas setelah jadi korban tabrak lari di jalan Kumai-Kubu, sekitar 500 meter dari lokasi insiden pagi tadi.

Daerah ini memang termasuk yang kurang terpantau polisi lalu lintas.

Berbeda dengan Pangkalan Bun, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian, berbagai persimpangan dan belokan dijaga polisi lalu lintas di jam-jam keberangkatan siswa sekolah pagi tadi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Guru dan Anaknya Tewas Tertabrak Truk yang Dikemudikan Sopir Mabuk",

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved