Lamongan Grosir, Diharapkan Jadi Ritel Rumah UMKM Unggulan Modern

WarLa ini akan menjadi pusat grosir untuk suplai barang dan perlengkapan dan menjadi lokasi pelatihan dan pendampingan untuk para pelaku UMKM

Lamongan Grosir, Diharapkan Jadi Ritel Rumah UMKM Unggulan Modern
HO/ist
Devi Erna Rachmawati - Chief Executive Officer KO-IN Toko Indonesia, M. Fadeli Bupati Lamongan, Abdul Rahman Hidayat - Komisaris PT Sabrina Sukses Jaya, menggunjungi LA Grosir dan Warla dalam acara soft launching dan coaching clinic di Lamongan, Jawa Timur (17/2). 

Dalam soft launching, dibuka LA Grosir dan 10 WARLA, target dalam satu tahun ke depan akan dibuka di 120 warung setiap Desa di Kabupaten Lamongan, dari total 462 desa.

Fadeli berharap, warga Lamongan dapat memanfaatkan LaGrosir dan WarLa sebagai tempat penyedia kebutuhan sehari-hari.

"Ayo kita belanja di rumah kita sendiri. Ini adalah bukti nyata dari pemerintah serta komitmen terhadap hasil-hasil dari produksi warganya," ungkapnya.

Sementara itu, founder LaGrosir, Abdul Rahman Hidayat mengatakan, keberadaan LaGrosir ini tak lepas dari semua pihak yang terkait.

"Sebagaimana pesan bapak (Bupati) tadi bahwa kita akan komitmen terhadap kualitas barang dan harga karena principal langsung berhubungan dengan kita sehingga memangkas banyak rantai distribusi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Warungdaya Inti Nusantara ini.

Abdul menambahkan, sistem ritel yang diterapkan dari LaGrosir dan WarLa akan terus dimatangkan untuk kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi lokal rakyat Lamongan.

Chief Executive Officer KO-IN Toko Indonesia, Devi Erna Rachmawati, yang hadir dalam kesempatan tersebut, memiliki harapan agar model-model kerjasama seperti ini sinergi antara pemerintah, developer ritel, dan operator ritel akan terus bertambah dan berkembang.

"Sehingga akan hadir lokal-lokal hero di daerah mampu ikut bersaing dengan ritel modern besar yang sudah ada selama ini," kata Devi.

KO-IN Toko Indonesia merupakan smart retail pertama di Indonesia yang fokus untuk meningkatkan value pemilik warung, UKM, IKM dan yang akan mulai berdagang ataupun yang sudah berdagang untuk  meningkatkan sistem pola berdagang toko.

Baca: Kurang Pendampingan, UMKM Indonesia yang Go Digital Masih Minim

Upayanya berupa menyertakan sistem modern dan bisa bersaing dengan pasar modern serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro yang berkeadilan dan bermartabat.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved