Sabtu, 18 April 2026

Tiga Caleg Ini Diduga Lakukan Politik Uang, Ada yang Tertangkap Kamera Saat Bagi-Bagi

Bawaslu dan seluruh jajarannya akan berpatroli untuk mengantisipasi praktik politik uang di tengah masyarakat

Editor: Eko Sutriyanto
KOMPAS / LASTI KURNIA ILUSTRASI
Ilustrasi politik uang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Praktik politik uang terungkap di Sumatera Utara dan mirisnya yang tertangkap Hariro Harahap yang merupakan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta).

Hariro Harahap diduga terlibat bagi-bagi uang untuk memenangkan istrinya yang terdaftar sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra.

Pengungkapan kasus politik uang di Sumatera Utara ini berawal dari kecurigaan polisi pada sebuah mobil.

Saat diperiksa, polisi menemukan banyak amplop berisi uang seratus ribu dua lembar dan juga kartu nama Caleg Gerindrabernama Masdoripa Siregar, yang juga istri Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap.

Apa keterlibatan Hariro Harahap dalam kasus pengungkapan politik uang di Paluta?

Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Hariro Harahap dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) money politics alias politik uang.

Ia diduga terlibat bagi-bagi uang untuk memenangkan istrinya, Masdoripa Siregar yang merupakan calon anggota legislatif dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Baca: H-2 Jelang Pencoblosan, Perludem Sebut Dua Hal Ini Belum Dipenuhi Penyelenggara Pemilu

"Sampai saat ini, yang bersangkutan (Hariro) masih kami periksa. Memang ada kami amankan," kata , Senin (15/4/2019).

Sejumlah caleg juga diketahui bermain politik uang. Berikut ini yang dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber :

1. Caleg Golkar Berinisial HSL

Caleg Partai Golkar yang maju di DPRD provinsi dapil Sulbar 2 berinisial HSL, tertangkap tangan oleh petugas TPS sedang membagi-bagikan sejumlah uang di rumah salah satu masyarakat di Desa Sumarrang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (15/4/2019).

Kasus HSL kini sedang ditangani Bawaslu Polewali Mandar.

HSL yang juga mantan Ketua DPRD Polewali Mandar, periode 2004-2009 ini kedapatan petugas salah satu TPS di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian sedang membagi-bagikan uang Rp 200.000 kepada warga, yang diduga terkait pencalonan dirinya sebagai caleg DPRD Sulbar.

Koordinator Wilayah Panwascam Campalagian, Usman membenarkan adanya laporan petugas TPS yang memergoki salah satu caleg DPRD provinsi dari Partai Golkar yang maju di DPRD Provinsi dapil Sulbar 2.

 "Kebetulan rumah yang didatangi oknum caleg yang bersangkutan, merupakan keluarga salah satu Pengawas TPS yang memergoki HSL," kata Usman.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved