Salah Satu Otak Kaburnya 30 Tahanan Polresta Palembang Ditangkap
Sebelumnya, petugas juga berhasil mengamankan istri Arief yakni Indah (21 tahun), yang diduga mengantarkan gergaji besi ke tahanan
Dikatakannya, saat ia menjenguk suaminya, Sabtu (4/5) sekitar pukul 14.00 WIB Indah memberikan gergaji besi yang baru dibelinya kepada teman satu tahanan suaminya itu.
Baca: Berpuasa, Ratna Sarumpaet Mengaku Badannya Mulai Gemuk Selama di Tahanan
"Dia minta saya beli gergaji, kemudian saya pergi beli gergaji besi ini seharga Rp18 ribu, kemudian kembali ke sel tahanan membawa gergaji besi yang saya masukan ke kantong plastik hitam," katanya.
Petugas tidak curiga kemudian membiarkan Indah melewati petugas di gerbang saat masuk dalam ruang tahanan.
"Waktu itu saya bisa melewati petugas tanpa dicurigai, lalu gergaji itu saya berikan kepada teman suami yang juga saya sesama tahanan," ungkapnya.
Indah nekat melakukan aksi tersebut karena adanya paksaan dan ancaman dari sang suami.
"Saya dipaksa dan ancam sama suami. Ya sudah karena takut saya menuruti apa yang diperintahkan oleh suami saya," ungkapnya.
Meski turut berperan dalam kaburnya tahanan narkoba tersebut, namun Indah mengaku tidak mengetahui keberadaan suaminya saat ini.
Baca: Polisi Buru Iwan, Otak Pelaku Utama Kaburnya 30 Tahanan Polresta Palembang
"Saya benar-benar tidak tahu sekarang dimana suami saya, terakhir saya ketemu di Polresta Palembang waktu memberikan uang, ponsel dan gergaji besi tersebut," katanya.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan dari tiga otak pelaku.
Satu berhasil diriungkus yakni Fahmi Bin Zainal Abidin (30) warga Jalan Selamat Riyadi Kelurahan Kuta Batu kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
"Sudah diamankan yakni Fahmi. Namun untuk dua pelaku utama lainnya yakni Iwan alias Ogek alias Otong dan M Arif Hidatullah hingga saat ini masih dilakukan pengejaran," katanya.
Saat ditanya mengenai keterlibatan istri pelaku, dalam aksi kaburnya ke 30 tahanan narkoba tersebut, Kapolresta membenarkan dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Untuk saat ini masih dalam pemeriksaan petugas dan kita akan mengali informasi dari Indah tersebut terkait kejadian pelarian suaminya berserta beberapa permintaan suaminya sebelum melarikan diri," pungkasnya.
"Benar pada minggu sekitar pukul 02:00 - atau 03:00 WIB sebanyak 30 tahanan Polresta Palembang. Berdasarkan hasil penelitian kita mereka menjebol
Terali yang ada di sel mereka dengan balok kayu yang ada dari tiang kamar mandi," kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat gelar jumpa pers Senin (6/5)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/m-arif-hidatullah-ok.jpg)