Breaking News:

Kasus Mutilasi di Malang

Kata Polisi Soal Sugeng Tersangka Pembunuh dan Mutilasi, Minta Data Forensik hingga Genangan Darah

Simak kata polisi soal status Sugeng menjadi tersangka pembunuh dan mutilasi. Minta data forensik hingga genangan darah

SURYA.co.id/rifky edgar
Petugas mengumpulkan potongan tubuh korban mutilasi di pasar besar Kota Malang 

Simak kata polisi soal status Sugeng menjadi tersangka pembunuh dan mutilasi. Minta data forensik hingga genangan darah

TRIBUNNEWS.COM - Pihak kepolisian telah menetapkan Sugeng Angga Santoso sebagai tersangka pembunuhan dan mutilasi wanita di Pasar Besar, Malang, Jawa Timur.

Sejumlah fakta terungkap dari keterangan polisi mulai dari data forensik hingga genangan darah di TKP.

Inilah informasi yang dihimpun Tribunnews.com dari TribunMadura.com dan SuryaMalang.com

Baca: BERITA TERKINI Kasus Mutilasi di Malang,Beda Pengakuan Sugeng Tersangka Membunuh Korban

Sebelumnya diberitakan TribunMadura.com, Sugeng mentatto telapak kaki korban yang saat itu dalam keadaan pingsan.

Sugeng menato dengan tulisan 'SUGENG' di kaki sebelah kanan.

Di kaki sebelah kiri bertuliskan 'WAHYU YANG KUTERIMA DARI GEREJA COMBORAN KETEMU TUHAN YESUS DAN KERABATNYA'.

"Tersangka menato telapak kaki korban dengan menggunakan jarum sepatu. Dan korban dalam keadaan hidup. Berbeda dari keterangan sebelumnya yang menato korban dalam keadaan meninggal dunia," terang Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Senin (20/5/2019).

1. Korban minta uang

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan Sugeng pertama kali bertemu dengan korban pada 7 Mei 2019.

Saat itu korban minta uang kepada Sugeng, tetapi Sugeng tidak memiliki uang.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved