Bupati Temanggung Tanggapi Maraknya Kampanye Anti Tembakau

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq berpendapat gelombang kampanye anti tembakau yang makin terus digulirkan, nampaknya akan terus mental

Bupati Temanggung Tanggapi Maraknya Kampanye Anti Tembakau
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Temanggung M. Al Khadziq 

TRIBUNNEWS.COM - Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq berpendapat gelombang kampanye anti tembakau yang makin terus digulirkan, nampaknya akan terus mental jika disuarakan di Temanggung.

Tembakau bagi masyarakat Temanggung bukan hanya masalah ekonomi dan budaya semata.

"Tembakau adalah bagian dari harga diri masyarakat Temanggung itu sendiri. Jika harga tembakau miring, rasa percaya diri masyarakat akan terseok-seok. Sebaliknya jika harga naik, rasa percaya diri orang Temanggung akan dengan sendirinya naik," tegasnya.

Al Khadziq mengemukakan hal itu saat berbicara dalam diskusi bertajuk 'Selamatkan Petani Tembakau Selamatkan Indonesia' yang digelar Ruang Akurat dan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI) di Tuk Budoyo, Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, baru-baru ini.

Baca: Hasil Akhir Bali United vs Persija Jakarta di Pekan ke-3 Liga 1 2019, Tuan Rumah Menang 1-0

Baca: Tinjau Posko Mudik, Panglima TNI-Kapolri Tekankan Sinergitas Jajaran

Baca: Pernyataan Wiranto hingga Moeldoko Tanggapi Isu Referendum Aceh yang Dilontarkan Mualem

Menurutnya jika melihat tembakau dari sisi sosial antara konflik kaum borjuis yang bermoral dengan kelas terbawah yakni petani tembakau sendiri, khusus di Temanggung, kemelut masalah ini masih cukup sulit terurai sampai hari ini.

"Tapi meski rumit, Pemerintah Kabupaten Temanggung akan terus meraba-raba dan mencari cara untuk menemukan solusi mengatasi masalah ini," akunya.

Bupati Muhammad Al Khadziq mendorong mainstreamisasi tembakau agar menjadi isu nasional. Tak hanya bergolak di Temanggung saja, tembakau harus bisa duduk setara dengan komoditi lain seperti bawang, kopi, cabai, dll.

Meski, ruang promosi untuk tembakau sudah semakin sempit. Iklan tembakau sudah tidak diperbolehkan. Adegan merokok dalam sesi apapun di media televisi, online, maupun cetak, semuanya sudah harus dikaburkan.

"Ndak apa- apa. Kita promosikan tembakau Temanggung dengan cara off air terus, salah satunya seperti ini," ajaknya yang disambut tepuk tangan dan sorak warganya.

Budayawan Mohamad Sobary berpandangan perlawanan terhadap tekanan produk tembakau harus diberikan untuk menyelamatkan hasil pertanian tembakau yang merupakan komoditas utama Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pasalnya, tekanan secara regulatif terhadap tembakau semakin kesini semakin menunjukkan progresif.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved