Imbas Meletusnya Gunung Sinabung, Pengendara Motor Terpaksa Menggunakan Masker
Kemarin, gunung Sinabung menghembuskan abu vulkanik beserta material awan panas setinggi 7.000 meter
Editor:
Eko Sutriyanto
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Pengendara sepeda motor melintas di jalan Namanteran, Desa Naman, Kecamatan Namanteran, Senin (10/6/2019)
Estu menjelaskan, memang setelah erupsi kemari yang terjadi sekira pukul 16.28 WIB, hingga pukul 24.00 WIB masih terlihat adanya hembusan abu vulkanik.
Namun, menurut data yang dilihat dari alat pendeteksi getaran atau seismograf, mulai malam tadi juga frekuensi kegempaannya terpantau rendah.
"Setelah letusan kemarin sampai pukul 24.00 WIB memang ada hembusan abu secara menerus, kemudian sampai sekarang sudah mulai reda," katanya. (cr4/tribun-medan.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pengendara-motor123.jpg)