Satpol PP Gerebek Tujuh Panti Pijat, Pelanggan Kabur ke Atap

Beberapa dari mereka berdalih telah mengantongi izin namun pihak Satpol PP tetap bersikukuh untuk menutup usaha panti pijat tersebut

Satpol PP Gerebek Tujuh  Panti Pijat, Pelanggan Kabur ke Atap
Istimewa
Foto-foto wanita yang ditawarkan di salah satu Panti Pijat di Mallengkeri Makassar 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dinas Pariwisata kota Makassar mengerahkan puluhan personel Satpol PP untuk menindak sejumlah usaha panti pijat yang berlokasi di Jl Mallengkeri, Rabu (19/6/2019).

Setidaknya ada 7 usaha panti pijat yang disidak di lokasi yang berhadapan langsung dengan Terminal ini.

Pantauan di lokasi, sebelum pemasangan segel penutupan dilakukan, petugas Satpol PP menemui para pemilik usaha atau petugas yang ada di dalam panti pijat itu.

Beberapa dari mereka berdalih telah mengantongi izin namun pihak Satpol PP tetap bersikukuh untuk menutup usaha panti pijat tersebut.

"Ini merupakan rekomendasi dari Dinas Pariwisata tentang penutupan, jadi jadi harus ditutup," kata Kepala Bidang Penegaka Perda Satpol PP Kota Makassar, M Muflih.

Alasan penutupan itu kata Mufli, selain izin usaha yang sudah habis masa berlakunya.

Ke-5 panti pijat itu juga tidak lagi memenuhi syarat beroperasi.

Baca: Sepasang Pelajar Kepergok Satpol PP Berduaan di Tempat Gelap, Diduga Berbuat Asusila

"Pertama, izinnya sudah tidak diperpenjang lagi, kedua termasuk dalam zona 200 meter dari tempat ibadah atau sekolah," terang Mufli.

Dari total tujuh panti pijat yang ada di sepanjang Jl Mallengkeri, dua diantaranya tidak ditertibkan atau ditutup.

Alasannya, kedua panti pijat itu belum masuk dalam rekomendasi penutupan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved