Dua Polisi yang Tidur Pulas saat Tahanan Kabur Bakal Kena Disanksi

Terkait kasus tahanan kabur ini, pihaknya akan lakukan antisipasi dan penjagaan lebih ketat, mengingat hal tersebut terjadi tidak hanya sekali

Dua Polisi yang Tidur Pulas saat Tahanan Kabur Bakal Kena Disanksi
Ilustrasi tahanan kabur 

Laporan Wartawan Tribun Bali Firizqi Irwan


TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Terkait kaburnya dua tahanan di Pos Polisi Ungasan, dua anggota yang berjaga memperoleh sanksi dari Provost Polresta Denpasar, Jumat (28/6/2019).

Dua anggota yang tidak dipublis identitasnya ini, dikatakan Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono masih akan dilakukan evaluasi.

 "Yang jelas, anggota tersebut dievaluasi terkait kelalaian. Kita akan tindak. Untuk pelaku sudah ditangkap, kita juga akan lakukan proses," ujarnya, Jumat (28/6/2019).

Wakapolresta Denpasar menyatakan pihaknya akan menyerahkan kedua polisi jaga tersebut ke Provost Polresta Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk petugas yang lalai kita lakukan tindak terkait kode etik dan disiplin. Penjaganya dua orang," lanjutnya.

Sementara itu, terkait kasus tahanan kabur ini, pihaknya akan lakukan antisipasi dan penjagaan lebih ketat, mengingat hal tersebut terjadi tidak hanya sekali.

"Antisipasinya kita akan ketatkan penjagaan, tahanan juga kita akan lakukan pengecekan terus," tutup AKBP Benny Pramono.

Baca: Bisakah Sengketa Pilpres 2019 Dibawa ke Mahkamah Internasional? Inilah Fungsi Lembaga Tersebut!

Sementara itu, dua tahanan Pos Polisi Ungasan unit Polsek Kuta Selatan yang sempat melarikan diri pada Selasa (25/6/2019), berhasil diciduk kembali pihak kepolisian.

Kedua tahanan yang kabur tersebut bernama Nabil (28) dan Wisnu Wardana alias Codet (19) asal Desa Kelan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved