Gunung Merapi, Merbabu, dan Menoreh Diusulkan Ke UNESCO Jadi Cagar Biosfer

- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) mengusulkan tiga gunung di Jawa Tengah,menjadi cagar Biosfer baru ke Unesco.

Gunung Merapi, Merbabu, dan Menoreh Diusulkan Ke UNESCO Jadi Cagar Biosfer
twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi yang terpantau via PGM Jrakah pada Kamis (7/3/2019) pukul 17.14 WIB 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) mengusulkan tiga gunung di Jawa Tengah, yaitu Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Menoreh menjadi cagar Biosfer baru ke Unesco.

Jika usulan ini disetujui maka Indonesia bisa memiliki 17 cagar biosfer yang diakui internasional.

"Kami tengah mengusulkan tiga gunung tersebut sebagai cagar biosfer nantinya dalam sidang ke 32 International Co-ordinating Council of the Man and the Biosphere Programme (ICC-MAB) UNESCO, " kata Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Enny Sudarmonowati usai bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Selasa (2/7/2019).

Enny yang juga terpilih sebagai Presiden International Co-ordinating Council of the Man and the Biosphere Programme (ICC-MAB) UNESCO mengatakan, proses untuk pengusulan cagar biosfer ini sudah berjalan selama dua tahun.

Hal ini karena menyangkut dua provinsi yakni Jateng dan DIY.

Selain itu, keberadaan gunung tersebut mencakup 9 kabupaten.

Jika nantinya disetujui, maka, akan menjadi biosfer pertama di DIY dan Jateng.

Selain itu, Indonesia akan memiliki 17 biosfer.

Saat ini, beberapa cagar biosfer yang dimiliki diantaranya adalah Pulau Komodo yang berusia sekitar 42 tahun, Gunung Leuser yang memiliki usia 38 tahun.

Di dunia, kata dia saat ini ada 701 biosfer yang tersebar di 124 negara.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved