Kampung Wisata Batik Kauman

Pada awalnya penduduk Kauman bermata pencaharian sebagai abdi dalem pamethakan Keraton Kasunanan Surakarta.

Kampung Wisata Batik Kauman
Tribunnewswiki.com/Ahmad Nur Rosikin
Proses membatik di salah satu sentra membatik di Kampung Wisata Batik Kauman 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pada awalnya penduduk Kauman bermata pencaharian sebagai abdi dalem pamethakan Keraton Kasunanan Surakarta.

Abdi dalem pamethakan merupakan abdi dalem yang bertugas atau berperan sebagai ulama.

Hal itu tidak bisa dilepaskan dari peran Kauman sebagai sub sistem dari bingkai sistem Keraton Kasunanan Surakarta.

Sebagai bagian dari keraton, kebutuhan abdi dalem pamethakan dipenuhi oleh Keraton Kasunanan Surakarta.

Baca: 12 Hal Tidak Biasa yang Kamu Tidak Tahu Tentang Bunga Sakura di Jepang

Baca: Soal Tulisan ‘Terima Kasih Pak Jokowi’ di Pesawat Garuda, Rhenald Kasali: Zaman Sudah Berubah

Beberapa fasilitas yang didapat antara lain gaji dan jaminan hidup.

Akan tetapi, keahlian membatik yang diajarkan oleh keraton telah merangsang tumbuhnya jiwa wirausaha di kalangan abdi dalem pamethakan.

Dari keahlian membatik ini, para abdi dalem pamethakan mengembangkan aktivitas yang produktif.

Para abdi dalem pamethakan melaksanakan tugasnya seperti mengajar, khotbah, atau memberi materi agama.

Di sisi lain, para istri abdi dalem melakukan aktivitas produksi batik untuk mengisi waktu.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved