Gempa di Bali Warga Berhamburan
Akibat gempa tersebut, puluhan masyarakat yang tinggal di Gang III Sanglah Utara Jalan Serma Made Pil berlarian keluar hingga ke jalan.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault).
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Badung V MMI, Nusa Dua IV-V MMI, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat IV MMI, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara III MMI, Jember, Lumajang II- III MMI.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," tulisnya.
Hingga pukul 07.50 WIB, lanjutnya, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata dia.
Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, dirinya meminta kepada masyarakat untuk memastikan bangunan tempat tinggal (I Wayan Sui Suadnyana)
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Gempa 5,8 SR Bali, Penghuni Gang III Sanglah Berhamburan, Fitriyah: Aku Lari Nggak Pakai Sandal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bangunan-tembok-batu-bata-pura-agung-lokananta-di-denpasar-bers.jpg)