Kasus Mutilasi

Cerita Sherly Bermalam Bersama Prada DP Sebelum Peristiwa Pembunuhan Vera Oktaria

Serli alias Sherly dihadirkan menjadi saksi dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi Vera Oktaria dengan terdakwa Prada Deri Pramana (Prada DP).

Cerita Sherly Bermalam Bersama Prada DP Sebelum Peristiwa Pembunuhan Vera Oktaria
Sriwijaya Post/Haris Widodo
Serli Marlita berkaca-kaca saat dimintai keterangan Peradilan Militer I-04 dengan kasus perkara Prada DP (Deri Pramana), Selasa (6/8/2019). SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Serli alias Sherly dihadirkan menjadi saksi dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi Vera Oktaria dengan terdakwa Prada Deri Pramana (Prada DP).

Wanita yang disebut punya hubungan dekat dengan Prada DP tersebut hadir dalam sidang yang digelar di Pengadilan Militer I - 04 Palembang, Jalan Gubernur H Bastari, Selasa (6/8/2019).

Di depan persidangan Sherly yang memakai baju warna biru dengan mengenakan hijab dan menutup wajahnya, menceritakan pertemuan dirinya dengan Prada DP.

Sherly bertemu dengan terdakwa di sebuah kosan pada 7 Mei 2019 mulai pukul 21:00 WIB hingga akhirnya ia tertidur dan menyadari subuh dini hari dirinya telah ditinggalkan dan dikunci dari luar oleh Prada Deri Pramana.

Baca: Jalani Sidang Kejahatan Militer Terhadap Tugas, Prada DP Dituntut 4 Bulan Penjara

Baca: FAKTA TERBARU Kasus Prada DP: Punya Pacar Lain Selain Fera dan Sempat Menginap Bareng

Baca: Serli Mengaku Sempat Disekap Prada DP Sebelum Terjadinya Mutilasi Prada DP

"Saya kan paginya dinas kuliah waktu itu, jadi bertemunya jam 9 malam, lalu saya tertidur dan baru menyadari kalau saya dikunci dari luar saat subuh," kata Sherly dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Letkol Chk Khazim SH didampingi Letkol Sus Much Arif Zaki Ibrahim SH dan Mayor Chk Syawaluddin SH sebagai hakim anggota.

Mengetahui hal tersebut, Sherly meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu kost dari luar.

"Karena jendalanya kost diteralis semua, saya minta bantuan warga untuk membuka pintu," terangnya.

Setelah berhasil keluar, Sherly kembali pulang ke Asrama tempat kuliahnya.

Namun, saat itu handphone milik Sherly dibawa kabur Prada Deri Pramana.

"Saat tidur itulah HP saya dibawa Deri sampai akhirnya HP saya dikembalikan oleh teman saya Juwita," ungkapnya.

Baca: Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok di Kebun Kopi Warga Pagaralam, Ini Ciri-cirinya

Baca: Sekelumit Cerita Bripka Imam Kohori Saat Terlibat Baku Tembak Dengan Begal di Lampung Tengah

Baca: Mengapa pencabutan status daerah istimewa Kashmir oleh India dianggap kontroversial? Tiga hal yang layak diketahui

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved