Dua Pekerja Tewas Usai Terjatuh dari Tower Setinggi 15 Meter

Dua pemanjat yang diketahui bernama Muh Kasbi (25) dan Sulaeman (24) asal Kabupaten Maros, tewas usai terjatuh dari tower yang ia panjat.

Dua Pekerja Tewas Usai Terjatuh dari Tower Setinggi 15 Meter
Humas Polres Jeneponto
Personel Polres Jeneponto mendatangi lokasi kejadian di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKALA - Nasib naas menimpa dua orang pekerja pemanjat tower di Desa Punagaya Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Dua pemanjat yang diketahui bernama Muh Kasbi (25) dan Sulaeman (24) asal Kabupaten Maros, tewas usai terjatuh dari tower yang ia panjat.

Dua orang pekerja itu terjatuh dari ketinggian yang diperkirakan capai 15 meter, Rabu (14/8/2019).

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan awalnya ada lima orang pekerja yang ingin menurunkan tower panjang 15 meter.

Baca: Gelagat Salah Tingkah Baim Wong Saat Disingung Nama Marshanda, Ditanyai Ajak Siapa ke Gala Premiere

"Kejadian ini kemarin sekitar pukul 09.30 Wita dimana lima orang ini ingin menurunkan tiang tower yang panjangnya sekitar 15 meter dikarenakan tiang tersebut tidak bisa dioperasikan sebagai pendeteksi angin atau udara," kata Syahrul, Kamis (15/8/2019).

Personel Polres Jeneponto mendatangi lokasi kejadian di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.
Personel Polres Jeneponto mendatangi lokasi kejadian di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. (Humas Polres Jeneponto)

"Dua pekerja yakni korban Kasbi (25) dan Sulaeman (24) memanjat tower dengan menggunakan body harnes (tali pengaman atau pelindung pekerja) yang menempel dari tubuh ke tiang tower tersebut," tuturnya.

Syahrul menambahkan, tiang tower roboh usai rekan korban melepas tali tiang penyangga.

"Tiang tower roboh bersama dua pekerja, setelah rekan korban S dan H sebagai pengawas melepas tali tiang tower yang menyangga tiang," jelasnya.

Baca: Mahasiswi Cantik Asal Jepang 20 Tahun Menghilang, Keluarga Tak Berhenti Mencari

Tubuh korban terhempas ke tanah membentur bebatuan di bawah tower dengan posisi telentang.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menambahkan, saat terjatuh korban sudah tak sadarkan diri.

"Saat kejadian korban sudah tidak sadar diri dan oleh tiga rekannya membawanya ke Puskesmas Bangkala menggunakan mobil bak terbuka," sambungnya.

Diketahui, ke lima pekerja ini bertugas untuk menurunkan tower milik PT Arta Mega Indo. (TribunJeneponto.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Begini Kronologi Tewasnya Dua Pekerja Tower Asal Maros di Jeneponto

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved