Pembakar Ban yang Bikin 4 Polisi di Ciajur Terbakar Hidup-hidup Jadi Buron Polisi

Peristiwa terbakarnya empat anggota Polri saat memadamkan api pada unjuk rasa mahasiswa di‎ Cianjur tidak lepas dari pembakaran ban

Pembakar Ban yang Bikin 4 Polisi di Ciajur Terbakar Hidup-hidup Jadi Buron Polisi
ISTIMEWA via Tribun Jabar
Dua terduga pelaku pembakarn polisi dalam aksi unjuk rasa di Cianjur, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Peristiwa terbakarnya empat anggota Polri saat memadamkan api pada unjuk rasa mahasiswa di‎ Cianjur tidak lepas dari pembakaran ban oleh pengunjuk rasa.

"Rangkaian peristiwa itu menimbulkan perbuatan pidana, mulai dari pembakaran ban. Kordinator lapangan aksi unjuk rasa Mf bersedia menjaga keamananan selama unjuk rasa dan tidak anarkis," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Polda Jabar, Jumat (16/8).

Dengan kata lain, kata dia, polisi dimungkinkan menetapkan tersangka lainnya selain Rs, kader GMNI Cianjur dan mahasiswa Universitas Surya Kencana Cianjur.

"Ya. Pembakar bannya masih kami dalami siapa," ujarnya.

Selain itu, Kordinator lapangan aksi unjuk rasa berinisial Mf juga sedang dicari polisi karena dia tidak ada di 30 orang saksi yang diamankan polisi.

"Ada lima orang termasuk Mf yang sedang dicari karena tidak ada. Kelimanya perlu dimintai keterangannya," ujar Trunoyudo.

Trunoyudo menegaskan, Polri menjamin hak emerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum seperti unjuk rasa karena ‎dilindungi undang-undang.

"Tugas Polri mengamankan jalanya unjuk rasa agar tetap aman dan pesan yang disuarakan disampaikan dengan baik, tapi tidak disertai anarkis dan tidak mengganggu hak orang lain," katanya.

Seperti diketahui, gabungan organisasi mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu yakni dari GMNI Cianjur, HMI, PMII, Himat, ICF, IMM dan Hima Persis.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved