Ayam Kampus Palembang, Selektif Pilih Pelanggan dan Pilih Hotel Minimal Bintang 3

Jika Anda mahasiswa, jangan sekali-sekali mencoba mencari ayam kampus, kemungkinan besar akan gagal total alias ditolak

Ayam Kampus Palembang, Selektif Pilih Pelanggan dan Pilih Hotel Minimal Bintang 3
Zainuddin
AYAM KAMPUS - SIN (20) dan DAN (19) serta makelarnya, Nofiarini, saat di markas Polrestabes Surabaya. Mahasiswi asal Madiun itu tertangkap di sebuah hotel di Jalan Jawa, Surabaya, Kamis (25/8/2016) malam. Foto tidak berkait isi berita 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Bisnis esek-esek di kalangan mahasiswi di Palembang bukanlah isapan jempol semata dan tidak mudah mendapatkan jasa dari mahasiswi alias ayam kampus ini.

Pasalnya ayam kampus ini terkenal selektif dalam memilih pelanggannya.

Berikut fakta-fakta dan pengakuan ayam kampus di Palembang terkait aktivitasnya

1. Ayam Kampus Selektif memilih Pelanggan

Jika Anda mahasiswa, jangan sekali-sekali mencoba mencari ayam kampus, kemungkinan besar akan gagal total.

"Kalau saya sih lebih pilih pelanggan tidak mau dari kalangan mahasiswa atau orang yang kita tidak tahu latar belakangnya," ujar MS (21), salah seorang ayam kampus di perguruan tinggi swasta di Palembang, Selasa (13/8/2019).

2.Gunakan Aplikasi media sosial

Berbeda Pekerja Seks Komersial (PSK) lainnya yang menjajakan diri secara terang-terangan, para ayam kampus ini dalam mencari pelanggan terbilang lebih eksklusif.

Ayam kampus menggunakan berbagai aplikasi sosial media (sosmed) atau tawaran dari mulut-mulut, dijadikan mencari pelanggannya.

Dalam mencari pelanggan, mereka kini tak sembarangan, lebih memilih-memilih pelanggan yang akan menggunakan jasanya.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved