Ayam Kampus Pilih Cinta Kilat Ketimbang Jadi Simpanan, Pacar dan Keluarga Tak Tahu

Bisnis esek-esek di kalangan mahasiswi bukanlah isapan jempol semata. Memang sulit untuk mendapatkan jasa dari mahasiswi alias ayam kampus ini.

Ayam Kampus Pilih Cinta Kilat Ketimbang Jadi Simpanan, Pacar dan Keluarga Tak Tahu
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Bisnis esek-esek di kalangan mahasiswi bukanlah isapan jempol semata.

Memang sulit untuk mendapatkan jasa dari mahasiswi alias ayam kampus ini.

Terlebih para ayam kampus ini terkenal selektif dalam memilih pelanggannya.

Jika Anda mahasiswa, jangan sekali-sekali mencoba mencari ayam kampus, kemungkinan besar akan gagal total.

"Kalau saya sih lebih pilih pelanggan tidak mau dari kalangan mahasiswa atau orang yang kita tidak tahu latar belakangnya," ujar MS (21), salah seorang ayam kampus di perguruan tinggi swasta di Palembang, Selasa (13/8/2019).

Lalu bagaimana cara mencari ayam kampus?

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama tim ungkap prostitusi online di Bogor, Rabu (17/10/2018).
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama tim ungkap prostitusi online di Bogor, Rabu (17/10/2018). (Dok Humas Pemkot Bogor)

Berbeda Pekerja Seks Komersial (PSK) lainnya yang menjajakan diri secara terang-terangan, para ayam kampus ini dalam mencari pelanggan terbilang lebih eksklusif.

Ayam kampus menggunakan berbagai aplikasi sosial media (sosmed) atau tawaran dari mulut-mulut, dijadikan mencari pelanggannya.

Dalam mencari pelanggan, mereka kini tak sembarangan, lebih memilih-memilih pelanggan yang akan menggunakan jasanya.

Hal itu karena beberapa kasus prostitusi online yang mencuat ke publik, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan ayam kampus

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved