Kecelakaan Maut di Cipularang

Ada Kecelakaan Beruntun, Polisi Berlakukan Contraflow di Tol Cipularang

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Ricki Adipratama mengatakan, ada 21 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan di Tol Cipularang

Ada Kecelakaan Beruntun, Polisi Berlakukan Contraflow di Tol Cipularang
(Facebook/Ali S Wishnu)
Foto kecelakaan beruntun Tol Cipularang. 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi memberlakukan contraflow atau melawan arus di tol Cipularang pasca-kecelakaan beruntun yang merenggut 6 nyawa dan melibatkan 21 kendaraan.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adi Pratama mengimbau pengendara yang hendak menuju Jakarta dari arah Bandung berhati-hati, terutama saat melewati lokasi kejadian kecelakaan beruntun di Km 91.

"Kami juga mohon maaf lalu lintas terganggu akibat kecelakaan ini," kata Ricky.

Hingga kini, polisi masih berusaha mengeluarkan korban yang terjepit di truk. Ambulans terus berjaga. Ketika ada korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit.

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Ricki Adipratama mengatakan, ada 21 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan di Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).

"Jadi laka beruntun pukul 13.00 WIB sementara jumlah kendaraan ada sekitar 21 kendaraan," ujar Ricki.

Baca: Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Libatkan 21 Kendaraan

Ricki mengatakan, data sementara ada enam korban tewas di mana lima korban terbakar. Sementara ada delapan orang pengendara dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka.

Sebelumnya diberitakan, Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).

Akibat kecelakaan ini arus lalu lintas di sekitar lokasi padat. "13.00 WIB #Tol_Purbaleunyi Cikalong Wetan KM 105 arah Jakarta PADAT, kepadatan volume lalin. Plered KM 95 - KM 91 arah Jakarta PADAT, ada Penanganan kecelakaan di lajur 1-2/kiri-tengah. GUNAKAN JALUR ALTERNATIF," isi informasi yang diunggah dalam akun Twitter resmi Jasa Marga, Senin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Kecelakaan Cipularang, 21 Kendaraan Tabrakan Beruntun, 6 Tewas, 8 Luka-luka"

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved