Penganiayaan Siswi di Pontianak

Meski Terima Putusan Hakim, Ibu Audrey Bantah Hasil Visum di Pengadilan: Pelecehan Seksual Itu Ada

Meski menerima putusan hakim, Ibu Adurey membantah hasil visum di pengadilan. Ia menyebut sang bahwa pelecehan seksual terhadap anaknya itu ada.

Meski Terima Putusan Hakim, Ibu Audrey Bantah Hasil Visum di Pengadilan: Pelecehan Seksual Itu Ada
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Meski menerima putusan hakim, Ibu Adurey membantah hasil visum di pengadilan. Ia menyebut sang bahwa pelecehan seksual terhadap anaknya itu ada. 

TRIBUNNEWS.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pontianak memvonis bersalah tiga terdakwa kasus penganiayaan terhadap seorang siswi SMP bernama Audrey.

Meski menerima putusan hakim, Ibu Audrey membantah hasil visum di pengadilan.

Ia menyebut, pelecehan seksual terhadap anak gadisnya itu ada.

Untuk diketahui, hakim telah memutus bersalah tiga terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap Audrey.

Pembacaan putusan dilakukan di Pengadilan Negeri Pontianak, Selasa (3/4/2019).

Baca: TERKINI Kasus Audrey: Suasana Memanas Seusai Hakim Vonis Bersalah Pelaku, Ini Hukumannya

Baca: Sempat Memanas di Luar Ruang Sidang, Audrey Menangis dan Peluk Orang Tua Usai Dibacakan Vonis

Kendati menerima putusan sidang, ibunda Audrey menegaskan bahwa pihaknya membantah hasil visum di persidangan.

Dalam sidang tersebut, hasil visum yang dihadirkan menunjukkan tak ada pelecehan seksual terhadap Audrey.

Hasil visum dari pihak kepolisian keluar pada Rabu (10/4/2019).

Dari hasil tersebut, ditemukan tidak ada memar pada tubuh korban, utamanya di bagian alat vital seperti yang diberitakan sebelumnya.

Dari hasil visum yang diterima pihak kepolisan, dapat disimpulkan kategori penganiayaan adalah ringan.

Halaman
1234
Penulis: Miftah Salis
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved