383 Pengungsi Asing Diserahkan ke Pemkab Sidoarjo, Bukan Tanggungjawab Rudenim Surabaya

Sebanyak 383 pengungsi dari luar negeri di Jawa Timur resmi menjadi tanggung jawab Pemkab Sidoarjo. Ini setelah para pengungsi asing

383 Pengungsi Asing Diserahkan ke Pemkab Sidoarjo, Bukan Tanggungjawab Rudenim Surabaya
TRIBUNJATIM.COM
383 Pengungsi Asing Diserahkan ke Pemkab Sidoarjo, Bukan Tanggungjawab Rudenim Surabaya 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Sebanyak 383 pengungsi dari luar negeri di Jawa Timur resmi menjadi tanggung jawab Pemkab Sidoarjo. Ini setelah para pengungsi asing itu diserahkan oleh Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo, Kamis (5/9/2019).

Para pengungsi itu datang ke Jawa Timur sejak tahun 2010 lalu. Setelah melalui serangkaian proses, mereka kemudian dipindahkan ke Community House yang berada di Puspa Agro, Sidoarjo.

Kendati berada di Sidoarjo, penanganan para pengungsi tetap menjadi tanggung jawab Rudenim Surabaya. Baru setelah terbit peraturan presiden (Perpres) nomor 125 Tahun 2016, penanganannya harus dipindahkan ke pemerintah tingkat dua.

Sebagaimana ketentuan dalam perpres itu, Pemkab Sidoarjo barus bertanggungjawab secara penuh terhadap para pengungsi tesebut. Berdasar itulah, kemudian dilakukan penyerahan dari Rudenim ke Pemkab Sidoarjo.

Sebanyak 383 pengungsi itu, mayoritas berasal dari Timur Tengah. Mereka terbagi di dua lokasi, yakni di Green Bamboo Inn dan di Community House Puspa Agro, Sidoarjo. Rinciannya, di Green Bamboo ada 55 orang pengungsi dari Afganistan, 2 dari Sudan, 1 Suriah, dan satu orang pengungsi asal Myanmar.

Sementara di Puspa Agro terdapat 231 orang pengungsi asal Afganistan, 2 dari Eritrea, 1 Ethiopia, 19 Iran, 7 Irak, 9 Myanmar, 4 Pakistan, 1 Palestina, 32 Somalia, 1 Sri Lanka, 16 Sudan, dan 1 dari Syirian Arab Republik.

"Dengan penyerahan ini, berarti sudah resmi tanggung jawab Rudenim secara penuh kepada pengungsi luar negeri berpindah tangan kepada Bakesbangpol Sidoarjo," ungkap Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Mulyawan di sela acara penyerahan kepada Tribunjatim.com.

Namun bukan berarti Rudenim lepas begitu saja. Tetap dalam urusan pengawasan administrasi keimigrasian mereka yang mengurusinya.

Dan dalam penanganan pengungsi asing ini, disebutnya bahwa Bakesbangpol tidak sendirian. Banyak instansi yang terlibat dalam penanganannya.

"Ada TNI dan Polri yang berperan dalam masalah keamananan," sambungnya kepada Tribunjatim.com.

Halaman 2 >>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved