Kata Pengacara Orangtua yang Paksa Anaknya Mengemis di Aceh: Dirantai Supaya Mau Ngaji

"Keduanya mengaku tidak menyiksa. Itu dilakukan agar anak itu mau mengaji, jangan main-main saja," kata dia

Kata Pengacara Orangtua yang Paksa Anaknya Mengemis di Aceh: Dirantai Supaya Mau Ngaji
KOMPAS.com/MASRIADI
Polisi membawa tersangka UG, ibu yang menyuruh anaknya mengemis di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Jumat (20/9/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Herlina selaku Pengacara MI dan UG, orangtua yang diduga menyuruh anaknya, MS (9) untuk mengemis angkat bicara.

Herlina mengatakan kliennya pernah melarang anaknya mengemis.

Baca: Ayah yang Paksa Anaknya Mengemis Itu Mendadak Kejang

Namun, karena sang anak terbiasa, ia tetap mengemis.

"Ibu UG ini dulunya kan janda. Saat itu, anaknya memang diizinkan mengemis. Namun, setelah menikah dengan MI, anaknya sudah dilarang mengemis. Itu pengakuan keduanya kepada saya," kata Herlina, saat dihubungi, Sabtu (28/9/2019).

Dia mengatakan, MI dan UG juga tidak pernah menyiksa MS.

Herlina mengatakan MS diikat agar tidak keluar rumah dan mau mengaji.

"Keduanya mengaku tidak menyiksa. Itu dilakukan agar anak itu mau mengaji, jangan main-main saja," kata dia.

Dia berharap, publik menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Polres Lhokseumawe.

UG dan MI ditahan atas tuduhan menyiksa anak di bawah umur.

"Kita tunggu putusan pengadilan, hormati proses hukum dan gunakan azas praduga tak bersalah," ujar Herlina. (Kontributor Lhokseumawe, Masriadi)

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved