Minggu, 31 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

BEM SI Gelar Demo Bertepatan Pelantikan DPR, Antisipasi Polisi hingga Mendikbud Larang Pelajar Ikut

Mengantisipasi terjadinya demo yang dilakukan oleh para Mahasiswa pada Senin (30/9/2019), polisi pasang beton dan kawat berduri di sekitar gedung DPR.

Editor: Gigih
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ribuan mahassiswa dari berbagai kampus dan organisasi memenuhi jalan di sekitar gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Demonstrasi tersebut lanjutan dari aksi sebelumnya yang menolak revisi UU KPK, RKUHP, RUU Pertanahan, dan Minerba. 

BEM SI Gelar Demo Bertepatan Pelantikan DPR, Antisipasi Polisi hingga Mendikbud Larang Pelajar Ikut

TRIBUNNEWS.COM - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan kembali turun ke jalan, Selasa (1/10/2019).

Sementara itu, aksi #GejayanMemanggil jilid 2 akan kembali digelar pada Senin (30/9/2019).

Mengantisipasi terjadinya demo yang akan dilakukan oleh para Mahasiswa, polisi pasang beton dan kawat berduri di sekitar jalan menuju gedung DPR RI.

Sementara itu, menyikapi aksi demo yang akan melibatkan pelajar, Menteri Pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan surat edaran (SE) terkait larangan siswa untuk ikut demo.

Berikut rangkuman tentang isu demo yang akan dilakukan Mahasiswa dan sejumlah elemen pada Senin (30/9/2019) dan Selasa (1/10/2019).

#GejayanMemanggil Jilid 2

Aksi #GejayanMemanggil jilid 2 dipastikan akan kembal digelar pada Senin (30/9/2019).

Sama seperti aksi yang dilakukan sebelumnya pada Senin (30/9/2019), aksi ini akan kembali digelar di Jalan Affandi (Jalan Gejayan), tepatnya di pertigaan Kolombo, Yogyakarta.

Dalam aksi kali ini diperkirakan akan lebih banyak massa yang ikut turun ke jalan.

Hal tersebut seperti dikatakan Narahubung Aliansi Rakyat Bergerak yang menjadi penggerak #GejayanMemanggil, Nailendra seperti dilaporkan dari TribunJogja.

"Kami ingin merangkul lebih banyak lagi elemen masyarakat, dan beberapa di antaranya sudah memastikan akan bergabung besok," katanya saat dihubungi pada Minggu (29/09/2019).

Sejumlah elemen masyarakat yang dipastikan ikut antara lain buruh, ormas, organisasi nirlaba, hingga komunitas disabilitas.

Lebih lanjut, Nailendra berharap dapat merangkul pelajar dalam aksi ini.

"Kami juga berkeinginan untuk merangkul pelajar dalam aksi ini, dan sudah ada yang terkonfirmasi ikut serta," ungkap Nailendra.

AKSI GEJAYAN MEMANGGIL - Ribuan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak menggelar aksi damai di Simpang Tiga Colombo, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (23/9/2019). Dalam aksi untuk menyikapi pemerintah dan DPR tersebut massa aksi menuntut adanya penundaan pembahasan ulang terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP serta menolak revisi UU KPK yang baru disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indoensia. (TRIBUN JOGJA/Hasan Sakri Ghozali)
AKSI GEJAYAN MEMANGGIL - Ribuan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak menggelar aksi damai di Simpang Tiga Colombo, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (23/9/2019). Dalam aksi untuk menyikapi pemerintah dan DPR tersebut massa aksi menuntut adanya penundaan pembahasan ulang terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP serta menolak revisi UU KPK yang baru disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indoensia. (TRIBUN JOGJA/Hasan Sakri Ghozali) (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI)

Baca: Antisipasi Demonstrasi Besok, Polisi Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan