Mbolos Sekolah, Sepasang Pelajar SMP di Riau Tertangkap Basah Mesum di Kebun Perkemahan

Siswi dan siswa SMP di Riau tepatnya di Kepulauan Meranti terciduk satpol PP sedang bermesraan dan beradegan asusila di Kebun Perkemahan .

Mbolos Sekolah, Sepasang Pelajar SMP di Riau Tertangkap Basah Mesum di Kebun Perkemahan
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Siswi dan siswa SMP di Riau tepatnya di Kepulauan Meranti terciduk sedang bermesraan dan beradegan asusila di Kebun Perkemahan oleh Satpol PP. Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan 

TRIBUNNEWS.COM, KEPULAUANMERANTI - Siswi dan siswa SMP di Riau tepatnya di Kepulauan Meranti terciduk satpol PP sedang bermesraan dan beradegan asusila di Kebun Perkemahan .

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti mengamankan sejumlah siswa-siswi sekolah pada Selasa (1/10/2019) pagi.

Total ada 8 orang siswa SD dan SMP yang diamankan dan langsung dibawa ke kantor Satpol PP Kepulauan Meranti dengan rincian 7 orang anak SMP dan 1 orang bocah SD.

Kasatpol PP Kepulauan Meranti Helfandi melalui Kabid Perda Piskot Ginting mengatakan keseluruhan anak diamankan karena laporan dari masyarakat.

Baca: Sempat Kaget Saat Dipanggil Polisi, Pedagang Siomay dan Minuman Senang Dagangannya Diborong

"Kita mendapatkan laporan bahwa anak-anak ini cabut dari sekolah," ujar Piskot saat ditemui di kantornya.

Adapun dua di antaranya yang diamankan saat sedang memadu kasih di kebun perkemahan.

"Informasinya tadi sedang bercium begitulah," ujar Piskot.

Sedangkan anak lainnya diamankan dari Desa Alah Air sedang asyik bermain Wi-Fi.

Siswi dan siswa SMP di Riau tepatnya di Kepulauan Meranti terciduk sedang bermesraan dan beradegan asusila di Kebun Perkemahan oleh Satpol PP. Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Siswi dan siswa SMP di Riau tepatnya di Kepulauan Meranti terciduk sedang bermesraan dan beradegan asusila di Kebun Perkemahan oleh Satpol PP. Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan (Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan)

Setelah diamankan pihak Satpol PP juga melakukan pendataan dan memanggil keseluruhan dari orang tua dari anak-anak yang bersangkutan.

"Kemudian kita serahkan nanti kepada orang tua dan gurunya, karena tugas kami sampai di sana," kata Piskot.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved