UPDATE Situasi di Pelabuhan Feri Penajam: Massa Sempat Halangi Petugas Damkar Padamkan Api

"Malah makin ribut karena pemadam dihadang massa pakai mandau (senjata tajam khas Kalimantan). Apinya makin nyebar," kata dia melalui pesan singkat

UPDATE Situasi di Pelabuhan Feri Penajam: Massa Sempat Halangi Petugas Damkar Padamkan Api
TribunKaltim.Co/Heriani AM
Ilustrasi. Suasana Pelabuhan Penajam Paser Utara yang ramai pengunjung jelang lebaran 2019, Minggu (26/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Malam ini, sekira pukul 19.00 Wita, kondisi di Pelabuhan Feri Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih mencekam.

Sejumlah orang terlihat membawa senjata tajam, menyambangi lokasi tempat tinggal pelaku di Gang Buaya Kilometer 1 Pelabuhan Feri Penajam.

Baca: Kapolda Kaltim Langsung Terjun Kendalikan Kericuhan di Penajam, Begini Kondisi Terakhir

Kedatangan mereka berawal dari kasus penikaman di Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dihadang massa menggunakan senjata tajam saat hendak memadamkan api yang membakar sejumlah bangunan di daerah calon ibu kota negara tersebut.

"Malah makin ribut karena pemadam dihadang massa pakai mandau (senjata tajam khas Kalimantan). Apinya makin nyebar," kata dia melalui pesan singkat dari lokasi kejadian pukul 19.00 Wita.

Ia mengatakan, sebagian warga mengungsi untuk mencari lokasi aman. Aliran listrik menuju kawasan sekitar juga dipadamkan.

Hingga berita ini diturunkan, Kompas.com sudah berusaha menghubungi Kapolres PPU, bupati PPU dan Polda Kaltim atas kejadian itu, namun belum ada respons.

Mengutip dari Tribun Kaltim di Penajam, Kapolres PPU Sabil Umar melalui Kasat AKP Dian Puspitosari membeberkan, pemicu amukan massa berasal dari kasus penikaman.

Dua warga ditikam berinisial RN (18) dan CD (19) pada Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

RN mengalami luka berat, sementara CD meninggal dunia. Keduanya terlibat perkelahian dengan sekelompok pemuda lain yang berujung penikaman.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved