Breaking News:

Mami Jual Gadis-gadis Perawan Seharga Rp 20 Juta, Ini Modu Para Mucikari Merekrut Mereka

Polisi pun menetapkan dua orang sebagai tersangka yang berperan sebagai "mamih" mereka berinisial Y alias M (28), perempuan dan GG

Editor: Hendra Gunawan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polres Bogor berhasil mengungkap kasus prostitusi online modus anak perawan di Sentul, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM -- Aparat Kepolisian Resor Bogor (Polres Bogor) mengungkap kasus praktik prostitusi online yang menjajakan perempuan yang masih perawan dengan tarif jutaan rupiah, di salah satu hotel kawasan Sentul City, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Polisi pun menetapkan dua orang sebagai tersangka yang berperan sebagai "mamih" mereka berinisial Y alias M (28), perempuan dan GG alias A (29), laki-laki.

Dalam kasus ini, kedua pelaku menggunakan media sosial untuk menawarkan para perempuan yang masih perawan kepada jejaring pria hidung belang.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, terbongkarnya prostitusi online ini bermula adanya laporan masyarakat yang kemudian dilakukan patroli Cybercrime Polres Bogor di media sosial pada Selasa (15/10/2019).

Selain itu, polisi juga mengamankan wanita muda berinisial KO yang dipekerjakan sebagai PSK untuk melayani pria hidung belang.

Baca: Jaksa Agung Baru di Kabinet Jokowi Ternyata Adik Kandung Politisi PDIP

Baca: Hasil Lengkap French Open 2019 - Telat Panas, Marcus/Kevin Berjibaku dengan Ganda Putra Muda China

Baca: Andalan Terbaru Daihatsu Rocky SUV Segera Mengaspal, Kapan Masuk Indonesia?

"Modusnya menjual seseorang yang masih dianggap perawan dengan harga Rp 20 juta kepada pelanggan, pada saat proses terjadi di dalam kamar itu polisi (cyber) langsung melakukan penangkapan," ungkapnya di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu (23/10/2019).

Jejaring sosial itu di antaranya Facebook, Wechat, WhatsApp dan Instagram.

Modus pelaku menawarkan perawan sesuai kriteria yang diinginkan oleh pelanggan yang mereka punya.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku mencantumkan nomor telepon kemudian meminta uang DP terlebih dahulu sebesar Rp 3 juta.

Setelah itu sang mucikari akan mengarahkannya ke sebuah hotel.

Halaman
1234
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved