Herman Deru : Jadilah Pemuda yang Bermoral dan Berkarakter Tangguh

Di tengah pesatnya kemajuan arus informasi dan globalisasi dewasa ini, para Pemuda Indonesia dituntut harus tetap memiliki moral

Herman Deru : Jadilah Pemuda yang Bermoral dan Berkarakter Tangguh
Pemprov Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dalam Upacara hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 yang dipusatkan di halaman kompleks rumah ibadah Jakabaring Palembang, Senin (28/10). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Di tengah pesatnya kemajuan arus informasi dan globalisasi dewasa ini, para Pemuda Indonesia dituntut harus tetap memiliki moral, keimaman yang kuat, karakter tangguh dan pekerja keras.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dalam amanatnya yang membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali. Pada upacara hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 yang dipusatkan di halaman kompleks rumah ibadah Jakabaring Palembang, Senin (28/10).

Baca: Sebagian Besar Wilayah Sumsel Diselimuti Asap, Hanya 15 Persen Wilayah yang Tidfak Terkena

"Pemuda harus memiliki karakter yang tangguh, memiliki karakter moral dan karakter kinerja. Pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab. Disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas" ucap Herman Deru.

Para pemuda menurut Menpora harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni.

"Pemuda juga harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah Internasional," tambahnya.

Menpora RI, Zainudin Amali dalam pidatonya tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada para tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklrasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor Pemuda untuk mewujudkan Kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

"Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema "Bersatu Kita Maju". Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hannya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa," imbuh Herman Deru.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi lanjut Herman Deru, ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan infornasi sehingga memungkinkan pemuda Indonesia untuk dapat meningkatkan kapasitas pengetahuannya dalam pengembangan sumberdaya serta daya saing. Namun disisi lain perkembangan ini ada dampak negatif, informasi-informasi yang beraifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas, radikalisme dari terorisme juga mudahnya jika pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

"Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan bagi seluruh elemen bangsa. Tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa maju," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo menyebut upacara Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 di Provinsi Sumsel diikuti 1500 orang peserta dari berbagai unsur seperti ASN, mahasiswa, pelajar dan organisasi pemuda lainnya. Adapun lokasi upacara sengaja mengambil tempat disekitar kompleks rumah ibadah sebagai simbol keberagaman di Sumsel.

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved