Perampokan Alfamart Desa Martajaya Ternyata DIotaki Karyawannya Sendiri
Terungkapnya kasus itu berawal polisi mencium aroma kebohongan Youken selaku pelapor yang mengaku menjadi korban
Selanjutnya puku 21.50 Youken mengasih kode ke Sudiyo bahwa kondisi sudah sepi.
Mendapat kode itu, Sudiyo angsung mengontak Joko Widodo.
Baca: Perampok Bersenjata Ini Cium Kening Wanita Tua yang Ketakutan dengan Aksinya
Sedangkan Sudiyo berada di rumah.
Joko langsung mengetuk roiing door Alfamart yang sudah tertutup dan dibuka oleh Youken.
Tanpa basa basi lagi, Joko Widodo langsung menodongkan senpi jenis soft gun kepada Youken dan Frena (kasir Alfamart).
Joko kemudian menyuruh Youken mengikat tangan Prena.
Selanjutnya Joko Widodo memaksa Youken membuka kunci brankas dan mengambil uang yang Rp 1.378.000.
Youken melepaskan perangkat CCTV untuk menghilangkan jejak digital.
Youken yang dibawah todongan senjata api megambil rokok sebanyak 202 bungkus.
Semua barang curian itu dimasukan ke kantong belanjaaan Alfamart.
Selanjutnya Youken digiring ke belakang.
Baca: Rumah Kontrakan Dimasuki Perampok karena Tak Dikunci, Penghuni Disekap dan Uang Rp 50 Juta Raib
Selanjutnya Joko Widodo menutup mata Prena dnegan menggunakan gulungan kertas struk belanja.
Selanjutnya Joko Widodo mengikat tangan Youken dengan tali dan menutup mata youken dengan lap kemudian dilakban.
Tersangka Joko Widodo menyerahkan seluruh hasil curian ke rumah Sudiyo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rampok-alfamart123.jpg)