Sabtu, 18 April 2026

Perampokan Alfamart Desa Martajaya Ternyata DIotaki Karyawannya Sendiri

Terungkapnya kasus itu berawal polisi mencium aroma kebohongan Youken selaku pelapor yang mengaku menjadi korban

Editor: Eko Sutriyanto
Sripo/ Leni Juwita
Tersangka Youken (paling kanan bawah) bersama dua temannya saat diamankan Aksi ketiganya mereyakasa perampokan Alfamart terbongkar 

Selanjutnya puku 21.50 Youken mengasih kode ke Sudiyo bahwa kondisi sudah sepi.

Mendapat kode itu, Sudiyo angsung mengontak Joko Widodo.

Baca: Perampok Bersenjata Ini Cium Kening Wanita Tua yang Ketakutan dengan Aksinya

Sedangkan Sudiyo berada di rumah.

Joko  langsung mengetuk roiing door Alfamart yang sudah tertutup dan dibuka oleh Youken.

Tanpa basa basi lagi, Joko Widodo langsung menodongkan senpi jenis soft gun kepada Youken dan Frena (kasir Alfamart).

Joko kemudian menyuruh Youken mengikat tangan Prena.

Selanjutnya Joko Widodo memaksa Youken membuka kunci brankas dan mengambil uang yang Rp 1.378.000.

Youken melepaskan perangkat CCTV untuk menghilangkan jejak digital.

Youken yang dibawah todongan senjata api megambil rokok sebanyak 202 bungkus.

Semua barang curian itu dimasukan ke kantong belanjaaan Alfamart.

Selanjutnya Youken digiring ke belakang.

Baca: Rumah Kontrakan Dimasuki Perampok karena Tak Dikunci, Penghuni Disekap dan Uang Rp 50 Juta Raib

Selanjutnya Joko Widodo menutup mata Prena dnegan menggunakan gulungan kertas struk belanja.

Selanjutnya Joko Widodo mengikat tangan Youken dengan tali dan menutup mata youken dengan lap kemudian dilakban.

Tersangka Joko Widodo menyerahkan seluruh hasil curian ke rumah Sudiyo.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved