Selasa, 21 April 2026

Perampokan Alfamart Desa Martajaya Ternyata DIotaki Karyawannya Sendiri

Terungkapnya kasus itu berawal polisi mencium aroma kebohongan Youken selaku pelapor yang mengaku menjadi korban

Editor: Eko Sutriyanto
Sripo/ Leni Juwita
Tersangka Youken (paling kanan bawah) bersama dua temannya saat diamankan Aksi ketiganya mereyakasa perampokan Alfamart terbongkar 

Kapolres menyebutkan barang bukti yang diamankan polisi berupa 1 pucuk pistol soft gun, uang Rp 13.728.000, 202 bungkus rokok berbagai merek, 1 unit receiver CCTV , 1 masker mulut warna hijau, 2 utas tali rapiah , 1 embar kain ap tangan, 1 gulung kertas struk, 4 buah kantong belanjaan alfarmat, 1 kaus llengan pendek, 1 celana panjang levis.

Menurut pengakuan Youken, dirinya terpaksa melakukan aksi perampokan di toko tempat dia bekerja karena kepepet butuh biaya untuk wisuda adiknya di Palembang.

Pegawai yang sudah 3 tahun berkerja di Afamart ini sebelumnya sudah meminjam uang ke Sudiyo Rp 10 juta untuk wisudah adiknya.

Untuk membayar utang ke Sudiyo itulah Youken lalu mendalangi perampokan uang dibarankas tempat dia bekerja.

Dari uang hasil perampokan itu 10 juta dibayarkan ke Sudyo.

Tersangka Joko Widodo mendapat Rp 2,5 juta upah merampok.

Sedangkan Youken hanya membayar hutang saja. (SP/ Leni Juwita)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Terdesak Bayar Utang Wisuda Adik, Pegawai Alfarmart di OKU Ini Rekayasa Perampokan,

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved