Aiptu P Tembak Aipda NS Kemudian Tembak Rahang Sendiri

Peristiwa polisi menembak polisi terjadi lagi. Kali ini insiden memalukan tersebut terjadi Donggala Sulawesi Tengah.

Aiptu P Tembak Aipda NS Kemudian Tembak Rahang Sendiri
IST
ilustrasi tembak pistol 

Tembakan ternyata juga memantul di sejumlah bagian dinding di dalam ruangan Polsek Sirenja.

"Untuk kronologinya ini lagi pendalaman, yang jelas ada anggota 2 kena peluru, senjatanya V2, tentang kejadiannya seperti apa, lagi pendalaman," kata Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Harianto, saat menjenguk keduanya di RS Bhayangkara Palu, Jumat siang.

Pelaku Polisi Tembak Polisi Terancam Hukuman Mati

Dalam kasus lain, Brigadir Rangga Tianto terancam hukuman mati setelah tega menembak rekan seprofesinya Bripka Rachmat Effendi di ruang SPK Polsek Cimanggis, Kamis (25/7/2019) lalu.

Rangga dianggap telah melakukan pembunuhan berencana karena, dengan sengaja membawa pistol.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Depok, Nanang Herjunanto mengatakan, sidang yang dilakukan di PN Depok pada Rabu (6/11/2019) yaitu mendengarkan keterangan saksi.

Berdasarkan keterangan saksi, Brigadir Rangga diduga emosi karena permintaannya tidak dipenuhi oleh Rachmat.

Keduanya lantas berselisih, sebelum akhirnya Rangga menarik pelatuk pistolnya.

“Penembakan tersebut berawal dari penangkapan pelaku tawuran, Fachrul oleh Bripka Rachmat.

Tidak lama setelah Fachrul diperiksa, orang tua Fachrul dan Brigadir Rangga datang dan meminta Fachrul dibina oleh orang tuanya,” ungkap Nanang.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved