SD Negeri Gentong Ambruk, Nadiem Sambangi Keluarga Korban Meninggal, Ayah Korban: Saya Mengikhlaskan

Nadiem sambangi rumah keluarga korban meninggal. Ayah Almira mengaku telah ikhlas dan berharap tidak ada korupsi dalam pembangunan gedung sekolah.

SD Negeri Gentong Ambruk, Nadiem Sambangi Keluarga Korban Meninggal, Ayah Korban: Saya Mengikhlaskan
TRIBUNJATIM.COM
SD Negeri Gentong Ambruk, Nadiem Sambangi Keluarga Korban Meninggal, Ayah Korban: Saya Mengikhlaskan 

Sementara itu, terdapat 11 murid yang dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tertimpa reruntuhan gedung kelas.

Menurut tayangan Kompas TV, keluarga korban meninggal meminta Nadiem untuk segera membenahi konstruksi bangunan.

Selain itu, Nadiem juga diharapkan dapat memastikan potensi adanya pemotongan anggaran dalam pembangunan sekolah tidak terjadi.

Atap empat kelas di UPT SDN Gentong, di Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang ambruk, Selasa (5/11/2019) (surya.co.id/galih lintartika)
Atap empat kelas di UPT SDN Gentong, di Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang ambruk, Selasa (5/11/2019) (surya.co.id/galih lintartika) (Surya/Galih Lintartika)

"Semoga tidak ada korban lagi seperti anak saya. Yang kedua, tentunya kalau ada pembangunan sekolah jangan sampai ada dana yang dikorupsi," kaya Ahmad Jubair, ayah kandung Almira.

Ahmad Jubair juga mengaku sangat menyesalkan peristiwa ambruknya gedung SD Negeri Gentong, Pasuruan, yang merenggut nyawa putrinya.

Namun, dirinya memastikan tidak akan menuntut pihak kontraktor.

Ahmad Jubair menyebutkan, pihak keluarga menyerahkan penanganan kasus ini seluruhnya kepada aparat kepolisian.

"Kalau dari pihak kami, insya Allah, tidak akan melaporkan. Karena mungkin sudah kehendak takdir. Saya mengikhlaskan," ujar Ahmad Jubair dalam wawancaranya yang ditayangkan Kompas.TV.

Nadiem menegaskan, dirinya sudah mengirim inspektorat jenderal untuk segera melakukan investigasi mengenai apa yang terjadi.

Investigasi tersebut, Nadiem mengatakan, diupayakan agar seluruh pihak dapat merencanakan bagaimana cara untuk menghindari peristiwa ambruknya atap sekolah tidak terulang.

Polres Pasuruan Kota telah Memeriksa Empat Orang Saksi

Halaman
123
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved