Atap SDN Gentong di Pasuruan Ambruk, Kontraktornya Jadi Tersangka

Penetapan tersangka oleh Pihak kepolisian dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan saksi.

Atap SDN Gentong di Pasuruan Ambruk, Kontraktornya Jadi Tersangka
surya/galih lintartika
Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk. 

TRIBUNNEWS.COM -  Kepolisian Daerah Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka terkait peristiwa atap SDN Gentong, Kota Pasuruan, Jawa Timur, ambruk.

Penetapan tersangka oleh Pihak kepolisian dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan saksi. 

Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, kedua tersangka itu adalah inisial D dan inisial S.

"Mereka berperan sebagai kontraktor dalam proyek pembangunan empat kelas SDN Gentong yang atapnya ambruk," kata Luki dikonfirmasi Minggu (10/11/2019).

Baca: Penampakan Lokasi Wisata Pintu Langit di Pasuruan yang Porak Poranda Akibat Puting Beliung

Baca: Kapolda Jatim: Konstruksi Bangunan SDN Gentong Pasuruan, Ngawur

Baca: Antisipasi Sekolah Ambruk Terulang, Muhadjir Effendy Gandeng Tim Ahli dari SMK dan Perguruan Tinggi

Ia menyebut, dua tersangka merupakan kontraktor yang memiliki bendera atau CV berbeda.

"Berasal dari dua CV berbeda. Pertama CV ADL di Kelurahan Sebani, Gadingrejo, Pasuruan dan CV DHL di Kelurahan Sekargadung, Purworejo, Kota Pasuruan," ujar Luki.

Kedua tersangka tersebut, sambung Luki, telah diamankan di Mapolda Jatim setelah sebelumnya sempat akan melarikan diri.

"Keduanya ditangkap di Kota Kediri saat hendak melarikan diri, kasusnya sedang kami dalami," ucap Luki.

Usai berhasil menetapkan dua tersangka, Luki menegaskan akan mendalami pidana lain yang berkaitan dengan kasus dugaan pidana korupsi tersebut.

Pasalnya, kata dia, pembangunan konstruksi gedung sekolah itu menggunakan anggaran negara.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved