Gara-gara Hewan Ternak Kuda, Syamsuddin dan Anaknya Meregang Nyawa di Tangan Tetangga

Ayah dan anak di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel jadi korban penikaman.

Gara-gara Hewan Ternak Kuda, Syamsuddin dan Anaknya Meregang Nyawa di Tangan Tetangga
Tribunjeneponto.com/Ikbal Nurkarim
Korban Dg Awing saat dibawa ke rumah duka di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Senin (11/11/2019) siang. (ikbal/tribunjeneponto.com) 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNNEWS.COM, ARUNGKEKE - Ayah dan anak di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel jadi korban penikaman, Rabu (30/10/2019) lalu.

Korban diketahui, bernama Syamsuddin Dg Bgawing (50) dan anaknya Kamaruddin.

Mereka ditikam oleh seorang tetangga kampungnya bernama Haris (30) asal Kampung Punagayya, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Baca : Kabar Buruk Anies, Disebut Tak Punya Sumbangan Apa-apa ke NasDem, Tak Pantas Dicalonkan Pilpres 2024

Haris menikam Kamaruddin dan Syamsuddin karena menduga ternak kuda mereka memakan tanamannya.

Dalam aksi massa dan penikaman itu mengakibatkan Syamsuddin tewas di tempat.

Korban Dg Awing saat dibawa ke rumah duka di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Senin (11/11/2019) siang. (ikbal/tribunjeneponto.com)
Korban Dg Awing saat dibawa ke rumah duka di Kampung Alla-alla, Desa Boronglamu, Kecamatan, Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Senin (11/11/2019) siang. (ikbal/tribunjeneponto.com) (Tribunjeneponto.com/Ikbal Nurkarim)

Sedang Kamaruddin menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Wahidin Makassar.

"Telah meninggal dunia Dg Awing korban tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Haris menyebabkan satu luka tusuk pada bagian perut dan dua lebih luka tusuk pada lengan sebelah Kanan," kata Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019) siang.

"Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto kemudian dirujuk ke RS Wahidin Sudiro Husodo dan mendapatkan perawatan selama beberapa hari," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved