Jelang Pilkada Solo, Gibran Mulai Blusukan ke Masyarakat
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka menyatakan telah menyiapkan tim untuk menghadapi pilwalkot Solo 2020 mendatang.
TRIBUNNEWS.COM - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan telah menyiapkan tim untuk menghadapi pemilihan wali kota (pilwalkot) Solo pada Pilkada 2020 mendatang
Menjelang pilwalkot Solo, Gibran mengaku telah bergerak untuk melakukan pendekatan kepada warga Solo.
Cara yang dilakukan Gibran untuk merebut simpati warga Solo adalah dengan blusukan.
"Tim-tim sudah gerak di bawah, ke masyarakat sudah blusukan juga," ungkap Gibran dalam tayangan yang diunggah YouTube KompasTv, Minggu (10/11/2019).
Sementara itu, dukungan untuk Gibran terus datang.
Satu di antaranya adalah relawan yang menamakan diri mereka sebagai Kancane Gibran Ges (KGG).
Relawan Gibran sudah melakukan manuver untuk menggalang dukungan masyarakat Solo dengan menggelar aksi tanda tangan dan cukur gratis.
Mereka mengajak warga yang melintas di Stadion Maladi, Solo untuk menuliskan tanda tangan mereka di kain yang sudah di gelar.
"Kita ingin memberi ruang kepada masyarakat Solo, yang ingin menyatakan dukungannya kepada Mas Gibran, supaya beliau bisa maju di pilwalkot 2020, dan membawa perubahan untuk Kota Solo," tutur Relawan Gibran Rakabuming Raka Imelda Yuniati dalam tayangan yang diunggah YouTube KompasTv, Minggu (10/11/2019).
Keseriusan Gibran untuk maju sebagai wali kota Solo juga terlihat saat akhir Oktober lalu, ia mengirimkan 4 truk tangki air ke wilayah Kadipiro Solo yang sedang mengalami kesulitan air bersih.
Selain itu, Gibran juga menemui langsung dan menyapa warga Kadipiro Solo.
Namun, pencalonan Gibran pada bursa pilwalkot Solo terganjal oleh terlanjurnya DPC Solo mengusung Ahmad Purnomo dan Teguh Prakosa pada pilkada 2020.
Langkah Gibran untuk maju ke pilkada Solo hanya tersisa satu jalan yaitu melalui DPD atau DPP atau PDIP pusat yang akan membuka calon kepala daerah awal bulan November ini.
Meskipun demikian, dirinya mengaku tidak akan maju dalam pilwalkot Solo melalui jalur independen, karena sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP.
Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi anggota PDIP Solo.
Gibran mendaftarkan diri sebagai anggota PDIP Solo pada Senin (23/9/2019) lalu.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengatakan Gibran memiliki peluang yang sama dengan calon-calon lain yang ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020.
"Iya iya dong, semuanya dari mana saja, dari siapa saja mekanismenya seperti itu," tutur Puan, dikutip Tribunnews.com dari tayangan yang diunggah kanal YouTube tvOneNews, Senin (28/10/2019).
Lebih lanjut, Puan menuturkan bagi siapa pun yang ingin maju mencalonkan diri dalam pilkada harus mengikuti mekanisme berjenjang di lingkup internal PDIP.
"Kita punya proses berjenjang di internal partai."
"Dalam artian setelah di DPC kita masih memperbolehkan calon yang kemudian ingin maju dalam pilkada itu mencalonkan di DPD, kemudian mendaftar di DPD."
"Kalau pun kemudian di DPP sudah tutup, yang bersangkutan bisa mencalonkan melalui DPP partai, jadi jenjang itu sebenarnya masih bisa dilakukan," ujar Puan.
Keputusan dalam menentukan nama calon yang akan diusung pada pilkada berada di tangan ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.
(Tribunnews/Nanda Lusiana Saputri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gibran-blusukan.jpg)